Jateng

Grand Final Fatmawati Trophy di Semarang Hidupkan Semangat Juang Perempuan Lewat Kebaya

×

Grand Final Fatmawati Trophy di Semarang Hidupkan Semangat Juang Perempuan Lewat Kebaya

Sebarkan artikel ini
fatmawati trophy
Grand Final Fatmawati Trophy 2026 Regional VII Jateng-DIY di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang, Jumat, 14 Agustus 2026 malam. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Tadi juga sudah ditampilkan bagaimana inovasi kebaya yang disesuaikan dengan gaya kekinian, tetapi tetap menampilkan jati diri bangsa Indonesia,” jelasnya.

Ia mengapresiasi kreativitas para desainer daerah yang mengikuti kompetisi tersebut.

“Saya melihat inovasi dan kreativitasnya luar biasa. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan untuk para desainer daerah dengan karya-karyanya, termasuk di Regional VII ini, karyanya top banget,” ujar Bintang.

Kompetisi Fatmawati Trophy berlangsung dengan sistem seleksi berjenjang. Pada tingkat provinsi atau DPD, kata Bintang, peserta terlebih dahulu mengirimkan rancangan dalam bentuk sketsa.

Dari seluruh sketsa yang masuk, kemudian terpilih tiga karya terbaik untuk terwujudkan menjadi busana dan kerudung. Untuk Regional VII yang mempertemukan Jawa Tengah dan DIY, terdapat enam peserta. Masing-masing provinsi mengirimkan tiga perwakilan terbaik.

“Kalau jumlah peserta itu sistemnya berjenjang. Di tingkat provinsi atau DPD, lombanya masih dalam bentuk sketsa. Dari seluruh sketsa itu, terpilih tiga terbaik untuk terwujudkan ke dalam bentuk baju dan kerudung,” terang Bintang.

Khusus Jawa Tengah, seleksi awal diikuti 38 peserta sebelum akhirnya terpilih tiga karya yang mewakili provinsi di tingkat regional.

Bintang berharap penyelenggaraan Fatmawati Trophy dapat menjadi sarana untuk membuat generasi muda kembali mengenal sosok Fatmawati dan perannya dalam sejarah Indonesia.

“Melalui Fatmawati Trophy ini, salah satu tujuannya adalah mengingatkan kembali bahwa kita punya sosok perempuan yang semangat perjuangannya harus terus di warisi,” ujarnya.

BACA JUGA: Polda Jateng Geledah Kantor Pusat Koperasi BLN di Salatiga, Amankan Sejumlah Dokumen Penting

Adapun penyelenggaraan secara berjenjang hingga akar rumput juga menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan terhadap sosok Fatmawati.

Ia berharap anak-anak muda semakin mengenal Fatmawati sebagai perempuan yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga mengambil peran besar dalam berdirinya bangsa dan negara Indonesia.

“Makanya kegiatan ini kita gelorakan sampai ke tingkat akar rumput dengan sistem lomba yang berjenjang. Ini adalah bentuk sosialisasi,” pungkas Bintang.