BLORA, 27/1 (BeritaJateng.tv) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara soal rencana kenaikan ongkos naik haji tahun 2023. Menurutnya Pemerintah harus gamblang untuk menyampaikan ke publik alasan kenaikannya.
“Tidak perlu ada yang dipermasalahkan jika itu sudah diputuskan. Namun Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama, harus menyampaikan kepada masyarakat alasan kenaikan biaya haji tersebut,” ungkap Ganjar, saat berada di Bandara Ngloram, Jumat (27/1/2023).
Rencana Pemerintah menaikkan biaya haji 2023 memicu polemik di masyarakat. Kenaikan tersebut dinilai tidak masuk akal ditengah turunnya harga paket haji dari Pemerintah Arab Saudi.
Kementerian agama sebelumnya mengusulkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) menjadi Rp 98,8 juta per calon jamaah.
Dari angka itu, biaya yang akan dibebankan kepada calon jemaah sebesar Rp 69 juta. Sementara Rp 29,7 juta sisanya ditanggung oleh dana nilai manfaat.
Kenaikan ini dipicu kenaikan berbagai komponen kebutuhan Haji baik di tanah air maupun Arab Saudi. (Her/El)





