Kemlandingan gunung menjadi sumber pakan utama Surili Jawa sekaligus Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) manfaatkan sebagai tempat berlindung dan beraktivitas.
“Pemulihan vegetasi pascakebakaran menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pegunungan sekaligus mendukung kelangsungan hidup satwa liar,” jelas Anggit.
Ia menambahkan, di tengah meningkatnya tekanan terhadap ekosistem pegunungan akibat perubahan lingkungan dan aktivitas manusia, keberadaan Surili Jawa menjadi pengingat penting bahwa perlindungan habitat harus terus diperkuat.
BACA JUGA: Kuota Pendakian Merbabu via Thekelan Sudah Penuh Hingga Malam Tahun Baru
Balai TN Gunung Merbabu berkomitmen melanjutkan upaya konservasi melalui pemantauan populasi, perlindungan habitat, dan pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
“Keberadaan Surili Jawa di Gunung Merbabu menjadi simbol bahwa alam yang terjaga dengan baik akan tetap mampu menopang kehidupan bagi generasi sekarang maupun mendatang,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





