“Kami berkumpul tanpa membedakan baju atau aplikatornya. Semua satu suara sebagai Ojol Semarang,” tutupnya. (*)
Editor: Farah Nazila
“Kami berkumpul tanpa membedakan baju atau aplikatornya. Semua satu suara sebagai Ojol Semarang,” tutupnya. (*)
Editor: Farah Nazila