SEMARANG, beritajateng.tv – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam komunitas Ojol Semarang menggelar doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan dan korban lainnya dalam aksi solidaritas.
Aksi tersebut berlangsung aman dan kondusif dengan pengawalan aparat TNI-Polri. Perwakilan Ojol Semarang, Thomas Aquino, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 3 September 2025 yang bertepatan dengan hari ke-7 kematian Affan Kurniawan.
“Pesan utamanya, kami mendoakan almarhum dan korban lain. Ojol jangan mudah terprovokasi. Jadi kita harus benar-benar menyaring setiap informasi sebelum disebar,” ujar Cak Thomas, sapaan akrabnya.
BACA JUGA: Nekat Buang Janin Berusia 5 Bulan, Sejoli Ini Beli Obat Penggugur Rp1,3 Juta di Medsos
Thomas menjelaskan, jumlah peserta doa bersama memang dibatasi hanya sekitar 150 orang untuk mengantisipasi potensi penyusupan pihak-pihak yang ingin membuat kericuhan.
“Kami sengaja membatasi agar aksi ini tetap aman. Komitmen nasional Ojol adalah menjaga iklim kondusif di setiap kota,” tambahnya.
Kawal Proses Hukum Kasus Affan dan Tuntutan Nasional Ojol Belum Terpenuhi
Menanggapi proses hukum atas meninggalnya almarhum Affan, komunitas Ojol menegaskan akan terus mengawal hingga tuntas.
“Kami ingin proses hukum berjalan transparan dan berkeadilan. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi apalagi dipeti-eskan,” tegas Thomas.
Selain doa bersama, Thomas juga menyinggung tuntutan nasional ojol yang hingga kini belum terealisasi. Aksi serentak di 14 kota sebelumnya menyoroti empat hal utama yakni, kenaikan tarif roda dua.
Kemudian regulasi pengantaran barang dan makanan. Penetapan tarif bersih untuk kendaraan roda empat. Pengesahan RUU transportasi online.
“Kami sudah ikut FGD dengan Kementerian Perhubungan di Jakarta, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Kalau sampai awal Oktober tidak ada progres, kami akan kembali aksi. Tapi tetap dalam koridor aksi damai,” jelasnya.
BACA JUGA: Apresiasi Aksi Damai, Polres Salatiga Ajak Komunitas Ojol Ngopi Bareng
Thomas menegaskan bahwa komunitas ojol di Semarang terdiri dari berbagai latar belakang dan aplikasi, namun bersatu dalam nama “Ojol Semarang”.





