BLORA, beritajateng.tv – Hingga hari keenam, upaya pemadaman api di titik sumur masyarakat ilegal di Desa Gandu, Kabupaten Blora, masih terus berlangsung.
Petugas pemadam kebakaran menyiapkan sejumlah tandon air, guna menyemprotkan foam ke titik api, yang membutuhkan pasokan air sebanyak 50 tangki.
BACA JUGA: Sumur Migas Ilegal di Blora Kembali Alami Blow Out, Limbah Minyak Mentah Tumpah ke Kanal
Puluhan petugas dari PT Pertamina EP Cepu Field dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran di lokasi tersebut.
Mereka bekerja sama dengan tim reaksi cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan petugas Damkar dari Satuan Polisi Pamong Praja.
BACA JUGA: ESDM Tindak Sumur Ilegal Terbakar di Gandu Blora, Penyidik Turun ke Lokasi
Agung Tri, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, menjelaskan bahwa teknik pemadaman api mengikuti arahan dari Pertamina dan PPSDM.
“Api akan dikelilingi oleh tanggul yang terbuat dari empat alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora,” ujarnya pada Jumat, 21 Agustus 2025.
BACA JUGA: Kebakaran Sumur Minyak Blora Tewaskan 3 Orang, Wakapolda Jateng: Akan Ada Penindakan Tegas
“Setelah terkurung, kami akan bersama-sama menyemprotkan cairan foam yang sudah tercampur dengan air ke titik api,” imbuhnya.
Namun, kendalanya ialah kebutuhan air yang cukup besar, yakni sebanyak 50 tangki, untuk mendukung proses pemadaman tersebut.
BACA JUGA: Kebakaran Sumur Minyak, Kejaksaan Negeri Blora Salurkan Bantuan untuk Warga
Upaya ini harapannya dapat segera mengendalikan kebakaran yang telah mengganggu aktivitas masyarakat dan mengancam keselamatan lingkungan sekitar. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





