Sementara itu Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Blora Ir. Surat, ST., MT., menambahkan melalui momentum peringatan Hari Sungai Nasional 2023 ini. Ia embali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Terlebih kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarang tempat.
“Kami sudah sering menyampaikan ini, baik pada berbagai pelaksanaan hajat masyarakat, kegiatan sosialisasi. Maupun lewat pemberitaan media massa agar masyarakat tidak sembarangan membuang sampah di lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Apalagi, membuang sampah di saluran drainase yang bisa menyebabkan saluran tersumbat dan menimbulkan genangan air bahkan bisa terjadi banjir.
Meski demikian, dalam kenyataannya, kata Surat, masih banyak menemukan sampah di sungai. Seperti sampah rumah tangga, potongan seng dan kayu yang menyebabkan aliran sungai tak berjalan lancar. Padahal, pemerintah telah menyiapkan truk pengangkut sampah yang beroperasi setiap harinya.
“Dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun kami sudah menyiapkan truk pengangkut sampah yang beroperasi setiap harinya. Waktu buang sampah juga sudah kami tentukan,” katanya.
Pihaknya berharap, pemerintah desa untuk terus ikut mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah di sepanjang sungai.
Ia berharap, wilayah tiga kelurahan sepanjang aliran Sungai Grojogan mulai dari Tegalgunung, Tempelan dan Temurejo. Bisa lebih intensif berkoordinasi mengedukasi warganya tentang pentingnya tidak membuang sampah sembarangan. (*)
Editor: Elly Amaliyah





