Terlihat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ema Rachmawati, dan Kepala Kesbangpol Jawa Tengah, Haerudin.
Meskipun begitu, perwakilan buruh tetap menunggu kehadiran Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana.
Tak seperti unjuk rasa seperti biasanya, pintu gerbang Kantor Gubernur Jawa Tengah terbuka lebar dengan pengawasan puluhan polisi.
Meskipun begitu, ratusan buruh yang hadir bersikap tertib dan tak menunjukkan aksi anarkis.
BACA JUGA: Bakal Naik 6,5 Persen Seturut UMP, Ini Prediksi 10 UMK 2025 Tertinggi Kabupaten/Kota di Jawa Tengah
Tak berselang lama kemudian, orator lainnya mengklaim bahwa ia mendengar adanya penjegalan dari Apindo agar Pemprov tak menetapkan UMPK.
“Saat ini terinformasi belum ada keputusan apapun, bapak Pj Gubernur informasinya sekarang ada di Jakarta. Harusnya ketika rakyat yang datang beliau standby. Ketika buruh bergerak secara masif, kita tidak akan terkalahkan. Perlawanan ini harus terus berjuang,” ucap orator tersebut. (*)
Editor: Farah Nazila