SEMARANG, beritajateng.tv – Saat liburan hampir usai, banyak anak mulai menunjukkan tanda-tanda enggan kembali ke sekolah. Fenomena ini dikenal sebagai post-holiday blues, suatu kondisi emosional saat seseorang merasa sedih setelah masa liburan berakhir. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya.
Mereka menjadi lebih murung, mudah rewel, dan kehilangan semangat belajar.
BACA JUGA: 5 Toko Seragam Sekolah Terjangkau di Semarang, Cocok Buat Orang Tua Hemat!
Meskipun wajar, kondisi ini tetap perlu diatasi agar tidak berdampak pada performa anak saat kembali ke sekolah. Orang tua punya peran penting dalam membantu anak beradaptasi lagi dengan rutinitas.
Cara Mengatasi Post-Holiday Blues
1. Kembalikan Pola Tidur Secara Bertahap
Salah satu penyebab utama anak sulit kembali bersemangat yakni pola tidur yang berubah saat liburan. Cobalah mulai mengatur waktu tidur dan bangun anak beberapa hari sebelum sekolah dimulai.
Jika biasanya mereka tidur larut malam, maka ajak tidur lebih awal secara perlahan setiap harinya. Ini membantu tubuh anak menyesuaikan ritme biologisnya.
Waktu tidur yang cukup dan teratur akan membuat anak lebih segar saat bangun pagi. Energi mereka juga akan lebih stabil sepanjang hari.
BACA JUGA: Hari Ini Terakhir Daftar Ulang SPMB Jateng SMA/SMK 2025, Siap-Siap 1 Juli Pengumuman Siswa Cadangan
2. Bangun Semangat Lewat Obrolan Positif
Daripada menegur anak karena malas belajar, cobalah ajak ngobrol santai tentang sekolah. Tanyakan apa yang paling mereka rindukan atau hal baru yang ingin dicoba saat masuk sekolah nanti.
Ajak anak mengingat teman-teman mereka, kegiatan ekstrakurikuler, atau guru favorit yang akan mereka temui. Cara ini bisa membangkitkan rasa antusias dan mengurangi kecemasan.
3. Akhiri Liburan dengan Aktivitas yang Menyenangkan
Sebelum hari pertama sekolah tiba, buatlah satu aktivitas ringan tapi berkesan bersama anak. Misalnya jalan-jalan singkat, piknik keluarga, atau membuat kerajinan tangan dari foto liburan.
Kegiatan ini bisa menjadi penutup liburan yang menyenangkan. Anak pun merasa memiliki kenangan positif sebelum kembali ke rutinitas sekolah.
BACA JUGA: Walikota Agustina Beberkan Enam Pilar Penguatan Pendidikan di Kota Semarang
4. Libatkan Anak dalam Persiapan Sekolah
Minta anak ikut memilih perlengkapan sekolah seperti buku tulis, alat gambar, atau tas baru. Biarkan mereka menata ulang meja belajar sesuai keinginan sendiri.
Keterlibatan anak dalam proses ini bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab. Mereka juga jadi lebih siap dan antusias menghadapi tahun ajaran baru.
Masa akhir liburan memang bisa jadi tantangan emosional bagi anak. Adanya ukungan orang tua, post-holiday blues ini bisa dilewati dengan lebih tenang.
Tunjukkan bahwa sekolah bukanlah beban, tapi tempat untuk tumbuh dan berkembang. Apabila pendekatannya dengan cara yang hangat dan menyenangkan, semangat belajar anak bisa kembali bangkit.
Selain itu, post-holiday blues dapat Anda hindari. Sekali mendayung, dua, tiga pulau terlampaui. (*).





