SEMARANG, beritajateng.tv – PT Pertamina Patra Niaga membantah kabar viral yang menyebut larangan mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc membeli BBM subsidi jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026.
Informasi tersebut ramai beredar di media sosial sejak Senin, 18 Mei 2026. Dalam unggahan itu, terdapat daftar sejumlah kendaraan yang kabarnya tidak lagi boleh menggunakan Pertalite.
Beberapa model mobil yang tercantum antara lain Toyota Avanza, Daihatsu Terios, Honda BR-V, Suzuki Ertiga, Wuling Cortez, hingga Chery Omoda 5.
BACA JUGA: Sering Gagal Daftar Subsidi Tepat MyPertamina? Ini Penjelasan Pertamina dan Cara Mengatasinya
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan bahwa pemerintah maupun regulator belum mengeluarkan aturan terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan ataupun kapasitas mesin.
“Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari pemerintah dan regulator,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis.
Ia meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” tegasnya.
BACA JUGA: Jadwal dan Prediksi Grand Final Putri Proliga Mulai Besok 24 April 2026: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska
Meski begitu, wacana pembatasan penggunaan Pertalite untuk kendaraan tertentu memang sempat muncul sejak 2022. Pemerintah saat itu membahas revisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 agar penyaluran subsidi energi bisa lebih tepat sasaran.
Namun hingga kini belum ada keputusan resmi terkait penerapan pembatasan Pertalite berdasarkan kapasitas mesin kendaraan. (*)
Editor: Farah Nazila





