Jateng

Imbau Pemilik Serahkan Knalpot Brong, Polrestabes Semarang: Dirongsokkan, Hasilnya untuk Kegiatan Sosial

×

Imbau Pemilik Serahkan Knalpot Brong, Polrestabes Semarang: Dirongsokkan, Hasilnya untuk Kegiatan Sosial

Sebarkan artikel ini
Knalpot Brong Bising
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Sonny Irawan, memotong knalpot tidak sesuai spesifikasi yang merupakan hasil penindakan di Semarang, Jumat, 5 Januari 2024. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polrestabes Semarang mengimbau pemilik menyerahkan knalpot brong (berisik) yang akan pihaknya jadikan besi rongsokan untuk dijual dan hasilnya diperuntukkan bagi kegiatan sosial.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, mengatakan para pemilik knalpot brong diketuk hatinya untuk secara sukarela menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

BACA JUGA: Awas! Tak Hanya Siswa yang Tak Boleh, Kini Siapa Saja Pemotor dengan Knalpot Bising Bisa Kena Tilang

Menurutnya, knalpot brong yang pemilik sumbangkan selanjutnya akan pihaknya potong-potong untuk selanjutnya mereka jual sebagai besi rongsokan.

“Hasil penjualan akan kami donasikan ke panti asuhan atau panti sosial,” ujar AKBP Yunaldi, beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA: Viral Unik! 4.031 Knalpot Bising Sitaan Jadi Tugu Ikan Bandeng di Alun-alun Pati

Sementara itu, ia berharap masyarakat Kota Semarang berpartisipasi mendonasikan knalpot bersuara bising yang mereka miliki.

BACA JUGA: Polisi di Blora Tindak Tegas Kampanye Gunakan Knalpot Bising

Lebih lanjut, Polrestabes Semarang telah menyiapkan posko untuk menerima donasi knalpot brong yang berada di Pos Polisi Simpang Lima, Kota Semarang.

BACA JUGA: Respons Kepsek di Semarang soal Larangan Knalpot Bising, Mengaku Siap Awasi Kendaraan Siswa

Di lain sisi, selama bulan Januari, Polrestabes Semarang telah menyita sebanyak 725 knalpot bising dari berbagai penindakan.

BACA JUGA: Pelajar Tingkat SMA Perhatikan! Kini ke Sekolah Tak Boleh Naik Motor Knalpot Brong, Bisa Begini Kalau Ngeyel

Selain itu, upaya tegas lain juga pihak kepolisian lakukan yakni terhadap aktivitas balap liar, yang ada kemungkinan terdapat banyak pemakai knalpot bising, di beberapa titik di Kota Semarang. (ant)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp