SEMARANG, beritajateng.tv – Setiap perempuan berhak tampil cantik dengan perawatan kulit yang aman, terjangkau, dan berbasis sains. Hal inilah yang menjadi semangat utama Immoderma Skin Clinic dalam menghadirkan layanan estetika medis bagi masyarakat.
Selama ini, masih banyak anggapan bahwa perempuan cantik harus berkulit putih, bertubuh langsing, dan rela mengeluarkan biaya besar untuk perawatan.
Untuk mengubah pandangan itu, Immoderma Skin Clinic yang berdiri sejak 2019 meluncurkan kampanye bertajuk #CantikDariHati. Tujuannya membangun kepercayaan publik terhadap perawatan kulit medis yang aman, ilmiah, dan dapat diakses semua kalangan.
Pendiri Immoderma Skin Clinic, dr. Ayuningtyas Utami, M. Biomed, menegaskan bahwa kecantikan sejati berawal dari kulit sehat dan rasa percaya diri.
BACA JUGA: Immoderma Skin Clinic Resmi Buka Cabang di Semarang Barat, Tawarkan Promo Perawatan Gratis
“Kampanye #CantikDariHati lahir dari keyakinan bahwa setiap orang berhak mendapatkan perawatan kulit yang aman, berkualitas, dan terjangkau,” ujarnya dalam acara peluncuran kampanye di Hotel Gumaya Semarang, Jumat, 3 Oktober 2025.
Sebagai bagian dari kampanye, Immoderma akan menggelar kegiatan edukatif ke sejumlah kampus di Kota Semarang untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya perawatan kulit yang aman dan profesional.
Menurut dr. Ayuningtyas, Immoderma berkomitmen menjaga integritas layanan medis dengan memastikan seluruh prosedur dilakukan oleh tenaga profesional menggunakan peralatan yang lolos kontrol kualitas.
“Kami juga peduli pada keberlanjutan lingkungan dengan pengelolaan limbah medis secara bertanggung jawab,” tambahnya.
Sementara itu, dr. Tria Dewi Ratnasari, dokter pertama yang bergabung sejak pembukaan cabang Bojonegoro pada 2019, menjelaskan bahwa semua peralatan medis di Immoderma digunakan satu kali pakai untuk menjaga higienitas.
“Tidak ada penggunaan ulang alat. Semua demi keamanan dan kenyamanan pasien,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan limbah medis di klinik ini sudah memenuhi standar K3. Terlebih, bekerja sama dengan pihak ketiga berizin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup. Hingga kini, total limbah medis yang di kelola mencapai 1,98 ton.
“Langkah ini menunjukkan komitmen kami terhadap keselamatan pasien dan pelestarian lingkungan,” jelasnya.
Public Relation Immoderma, Oktavia Kristianingrum, menuturkan bahwa klinik ini kini memiliki sekitar 700 tenaga medis dan nonmedis. Dengan melayani lebih dari 21 ribu pasien setiap bulan, dengan total kunjungan mencapai 1,5 juta sejak berdiri.
Treatment Paling Banyak Peminat
“Layanan paling banyak peminat di Semarang adalah skin booster acne dan face contour. Permintaan tinggi datang dari usia 30-35 tahun, terutama yang ingin tampil segar dan percaya diri,” ungkapnya.
Dua layanan tersebut bahkan menyumbang sekitar 30 persen dari total pasien, dengan harga kompetitif mulai Rp400 ribuan.
Immoderma Skin Clinic menawarkan beragam layanan, mulai dari konsultasi kulit bersama dokter spesialis, produk perawatan rumah (homecare), facial medis. Ada pula skin booster, PRP, hair treatment, botox dan filler aman, hingga laser treatment untuk mengatasi bekas jerawat, pigmentasi, dan peremajaan kulit.
Saat ini, Immoderma memiliki tujuh cabang di Jawa Tengah dan sekitarnya, dengan dukungan 35 dokter kecantikan berlisensi.
Peluncuran kampanye #CantikDariHati juga dengan kegiatan edukatif seperti peluncuran identitas merek baru “Kulit Sehat Bersama Immoderma”.
Sesi edukasi dokter, testimoni pasien, serta program CSR dan Goes To Campus untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perawatan kulit yang aman bagi generasi muda. (*)
Editor: Elly Amaliyah





