SEMARANG, beritajateng.tv – Sejumlah anak muda yang tergabung dalam relawan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) mendeklarasikan diri sebagai kelompok AMIN Muda Jawa Tengah pada Senin, 4 Desember 2023 malam.
Bertempat di Kota Semarang, acara deklarasi yang bertajuk ‘Ready Player One AMIN Muda Jateng’ tersebut menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Dewan Pakar Timnas AMIN, Sulfikar Amir, dan Juru Bicara Muda Timnas AMIN, Grady Nagara.
Koordinator AMIN Muda Jawa Tengah, Naufal Ramadhan, mengungkapkan, kelompoknya berisi sejumlah anak muda yang peduli akan perubahan, baik di sekitar Kota Semarang maupun Jawa Tengah. Lebih lanjut, Naufal mengatakan bahwa hal tersebut senada dengan semangat Anies-Muhaimin yang juga menginginkan sebuah perubahan dan pro anak muda.
Maka dari itu, lanjutnya, AMIN Muda Jateng hadir sebagai relawan Anies-Muhaimin yang dapat secara aktif melibatkan peran anak muda.
BACA JUGA: PKS Janjikan Ibu Kota Tetap di Jakarta Sedangkan PKB Lanjutkan IKN, Koalisi AMIN Tidak Kompak?
“Kami mendeklarasikan AMIN Muda Jateng, yang kami inginkan bahwa anak muda itu bukan hanya gimik, anak muda itu bukan sebagai objek, tapi juga sebagai subjek,” katanya seusai acara.
Naufal menyebut, sekitar 60 persen pemilih pada Pemilu 2024 terdiri dari pemilih muda. Dari angka tersebut, pihaknya berharap dapat menjadikan anak muda sebagai penggerak yang terlibat langsung dalam kontestasi pemilu.
Ia pun menegaskan, AMIN Muda Jateng akan lebih banyak menjaring apsirasi dan masukan dari kalangan anak muda.
“AMIN Muda bukan hanya sebagai juru bicara, tapi juga juru dengar. Yang artinya, kami bisa mendengarkan aspiriasi. Dengan harapan kita bisa beri masukan, kita bisa berikan suatu perubahan yang konkret,” lanjutnya.
AMIN Muda Jateng turun ke masyarakat pedesaan
Lebih lanjut, Naufal menyebut salah satu hal yang ingin pihaknya usung adalah bagaimana mengemas politik sebagai sesuatu yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ia mencontohkan, bagaimana politik cukup berperan pada besaran pajak makanan yang masyarakat konsumsi sehari-hari. Selain itu, politik juga dapat berdampak pada tingginya biaya pendidikan di masa depan.
“Anak muda harapannya bisa tau itu, dan itu dari politik. Kita ingin mendekati itu, bahwa Anies-Muhaimin bawa perubahan,” tuturnya.
BACA JUGA: Yakin Suara Warga NU Terpecah Dua, Sekjen PKS: Tiga Perempat Dukung Anies-Muhaimin
Ke depannya, Naufal mengatakan bahwa AMIN Muda Jateng berencana untuk terjun langsung ke masyarakat bawah atau akar rumput, sebagaimana yang telah berlangsung di Bandung dan Gunungkidul.
Harapannya, kata Naufal, AMIN Muda Jateng dapat menggaet sebesar-besarnya suara di pedesaan.
“AMIN Muda telah terbentuk di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Jateng. Insyaallah kami akan manuver di seluruh Indonesia, di daerah-daerah yang kami anggap penting,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





