SEMARANG, beritajateng.tv – Timnas putri Indonesia memulai petualangan di ASEAN Women’s Championship 2025 (Piala AFF Putri 2025) dengan perjuangan berat. Pada laga pembuka, Rabu, 6 Agustus 2025, Garuda Pertiwi melawan Thailand di Stadion Lach Tray, Haiphong.
Meski usaha gigih ditunjukkan, mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-7. Permainan Timnas putri dinilai kurang tenang, dan banyak pemain diaspora baru datang hanya beberapa hari sebelum laga sehingga chemistry tim belum maksimal.
Setelah kekalahan itu, perhatian langsung bergeser ke laga penting kedua, lawan tuan rumah Vietnam. Pertandingan ini akan menjadi ujian mental sekaligus kesempatan bangkit.
Mereka akan bertandang ke Stadion Lach Tray lagi, pada Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 19.30 WIB. Pertandingan tersebut disiarkan secara langsung di TV swasta Indonesia.
BACA JUGA: Link Streaming dan Timeline Laga Madura United Vs Persis Solo, Jangan Sampai Ketinggalan!
Strategi Timnas Putri Indonesia dan Harapan Kembali Menyala
Sorotan tajam kini tertuju pada laga kontra Vietnam. Timnas putri Indonesia tentu tidak ingin menyia-nyiakan momentum.
Kekalahan di laga pertama membakar semangat mereka untuk memperbaiki performa. Pelatih Joko Susilo kemungkinan akan menata ulang strategi, khususnya mencampurkan pemain lokal dengan keturunan atau diaspora yang kini mulai lebih adaptif.
Harapan fans kini beralih ke laga ini sebagai peluang bangkit dan menjaga asa untuk lolos dari fase grup.
BACA JUGA: Kenalan Lebih Dekat dengan Mauro Zijlstra, Striker Baru Timnas Indonesia yang Potensial
Momen Penentu untuk Garuda Pertiwi
Duel melawan Vietnam bukan sekadar soal menang atau kalah. Laga kali ini harus bisa mengembalikan harga diri dan membuktikan bahwa Timnas putri memiliki semangat juang tinggi.
Suasana stadion Lach Tray tentu akan menjadi saksi kegigihan mereka, terutama karena berhadapan dengan tim tuan rumah yang sudah lebih siap mental dan atmosfernya mendukung penuh. Timnas putri akan bertanding dengan tekad pantang menyerah, berusaha membalikkan keadaan demi peluang tetap bersaing di turnamen ini.





