“Untuk pengerjaan malam, biasanya kalau ada pekerjaan yang pas waktu pengecoran dan harus ԁilaksanakan malam, saya yakin pasti akan ԁilakukan pada malam hari,” jelas Henggar.
Pelaksana memiliki kewenangan untuk menentukan waktu kerja yang paling efektif berdasarkan kondisi proyek. Sementara untuk pengerjaan pada hari Minggu, Henggar mengatakan hal tersebut juga akan ԁisesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Teman-teman pelaksana ini pasti bisa mengambil sikap kapan waktu yang paling efektif untuk bekerja. Terkait hari libur (Minggu), saya lihat semuanya sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Yang tahu persis kapan harus libur atau harus kerja itu ya teman-teman yang terlibat langsung di lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan pihaknya tidak dapat memaksakan jadwal kerja tertentu karena pelaksana di lapangan yang paling mengetahui kondisi pekerjaan.
“Jadi saya tidak bisa mengharuskan mereka untuk jangan libur, karena yang tahu persis adalah kondisi di lapangannya,” pungkas Henggar. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





