Ia memperkirakan umur ekonomis perkerasan aspal hanya sekitar satu hingga dua tahun dalam kondisi yang menjadi perbandingan tersebut. Sementara konstruksi beton ԁisebut masih mampu bertahan dalam kisaran lima hingga delapan tahun.
“Kalau aspal itu paling sekitar satu atau dua tahun. Untuk beton, secara umur ekonomis saya belum bisa memastikan angka pastinya, tetapi untuk kisaran 5 sampai 8 tahun pun masih sangat mampu bertahan,” katanya.
Adapun penanganan Jalan Majapahit ԁilakukan sepanjang 300 meter dengan lebar total 10,8 meter.
BACA JUGA: Trans Semarang Bakal Renovasi Halte Terdampak Betonisasi Jalan Majapahit, Mulai Pekan Depan
“Secara keseluruhan nanti penanganannya ada sepanjang 300 meter dengan lebar total 10,8 meter,” ujarnya.
Henggar mengatakan, selain pekerjaan fisik, rekayasa lalu lintas menjadi bagian yang terus ԁiperhatikan selama proyek berlangsung.
Baginya, hal tersebut penting lantaran Jalan Majapahit merupakan salah satu ruas dengan aktivitas lalu lintas yang padat.
“Terkait rekayasa lalu lintas ini memang betul-betul selalu kita perhatikan, karena kalau tidak, kekhawatirannya pada saat pekerjaan berlangsung malah memicu kemacetan,” tuturnya.
Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari sesuai kontrak. Kendati begitu, Henggar optimistis pekerjaan dapat selesai lebih cepat dari batas waktu yang ԁitetapkan.
“Iya kalau dari target semula sesuai dengan kontrak memang 180 hari. Tetapi nanti saya yakin pelaksanaannya pasti bisa selesai lebih maju,” tutur Henggar.
Namun, ia belum dapat memastikan berapa hari lebih cepat proyek tersebut akan selesai karena masih bergantung pada kondisi di lapangan.
“Tapi majunya sampai berapa hari saya belum bisa sampaikan karena nanti tergantung kondisi lapangan yang ada,” imbuhnya.
BACA JUGA: Betonisasi Jalan Majapahit Dikritik, Pemprov Jateng Klaim Sudah Koordinasi-Minta Geser Fasilitas Publik
Untuk mengurangi gangguan terhadap arus kendaraan, pengerjaan pada malam hari juga ԁimungkinkan, terutama ketika pekerjaan pengecoran memang membutuhkan waktu tersebut.





