Jateng

Jalur ke Dieng Macet saat Long Weekend, Disporapar Jateng Angkat Bicara soal Evaluasi Crowd Control

×

Jalur ke Dieng Macet saat Long Weekend, Disporapar Jateng Angkat Bicara soal Evaluasi Crowd Control

Sebarkan artikel ini
crowd control
Ilustrasi macet di jalur Dieng. (Foto: X)

SEMARANG, beritajateng.tv – Imbas kemacetan saat long weekend atau libur panjang di Dieng yang berlangsung pada 14-16 September 2024, evaluasi crowd control pemerintah setempat dipertanyakan.

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah mengungkap, crowd control atau strategi mengatur massa saat long weekend itu tak hanya menjadi kewenangan dari pihaknya.

Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah, Endro Wicaksa, menyebut hal itu perlu pembenahan oleh multi-stakeholder.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Air Terjun yang Wajib Kamu Kunjungi Minimal Sekali, Lokasinya di Wonosobo

“Kalau misalnya kita berusaha meminimalkan masyarakat supaya tidak di situ, kan itu jadi kewenangannya kepolisian dan Dinas Perhubungan sepertinya, ya. Tentu ada ke arah sana, terkait dengan manajemen jalan,” ungkap Endro saat dihubungi, Jumat, 20 September 2024.

Endro menduga, kemacetan terjadi lantaran stakeholder terkait tak melakukan komunikasi atas hal tersebut.

“Ini kewenangannya menjadi milik kabupaten dan jalan itu juga jalan nasional, jalan provinsi. Sehingga mungkin ini tidak ada komunikasi dari madya. Tentang bagaimana rencana penanganan ke depan terkait pengaturan lalu lintas menuju ke sana. Bukan menjadi kewenangan kami itu,” ucap Endro.

Crowd control saat long weekend masih jadi PR banyak pihak

Menurut pengakuannya, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata setempat yang menaungi kawasan wisata Dieng, sebagian ada di tangan Wonosobo, sebagian lagi Banjarnegara. Namun, kata Endro, masalah yang timbul saat long weekend Maulid Nabi kemarin ada di akses, bukan kepadatan di daya tarik wisata (DTW).

“Ada sebagian destinasi milik Wonosobo dan Banjarnegara, tapi kasus kemarin kan lebih banyak crowded yang tidak di destinasi ya. Destinasi masih ramai, yang jadi masalah kan memang akses,” paparnya.

BACA JUGA: Abdul Kholik Harap Reaktivasi Jalur KA Purwokerto-Wonosobo jadi Prioritas, Usulkan Nama Baru

Endro mengakui, baik akhir pekan atau long weekend menjadi PR bersama untuk membenahi crowd control, utamanya pada akses menuju kawasan wisata itu.

“Kalau untuk kondisi normal sih sudah cukup, tapi kondisi seperti weekend dan libur tiga hari menjadi PR kita bersama, bagaimana kita me-manage itu. Ini multi-stakeholder, dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata sendiri soal bagaimana menyiapkan destinasinya,” terangnya.

Minta masyarakat buat manajemen waktu agar tak terjadi kepadatan

Lebih lanjut, Endro mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu jika bepergian ke Dieng saat long weekend.

“Misalnya mau lihat sunrise, mungkin tidak bisa di hari pertama, bisa di hari kedua atau ketiga. Dan mungkin naik dulu atau gimana. Timing ini saya kira penting bagi wisatawan yang ingin ke sana, terutama pada libur tiga hari yang crowded-nya luar biasa,” terangnya.

Berdasarkan data yang beritajateng.tv terima pada Jumat, 20 September 2024, terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di momen libur panjang atau long weekend Maulid Nabi Saw..

BACA JUGA: Libur Panjang Tinggal Sehari, Kebun Teh Sikatok Wonosobo Bisa Jadi Pilihan, Ada Wahana Gondola!

Adapun kenaikan itu menembus sembilan kali lipat ketimbang hari biasa. Dari Jumat, 14 September hingga Senin, 16 September 2024, ada 32.564 wisatawan yang mengunjungi kawasan tersebut.

Jumlah tertinggi pada Minggu, 15 September 2024, sebanyak 13.717 wisatawan. Sementara terbanyak kedua pada Senin, 16 September 2024, sebanyak 8.879 wisatawan. Pada Sabtu, 14 September 2024, jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 8.250 dan Jumat, 13 September ada 1.718 kunjungan wisatawan.

Data itu menyebutkan, jumlah kunjungan pada hari biasa ialah 1.500 hingga 1.700 wisatawan per harinya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp