Gaya Hidup

Jangan Buang Minyak Jelantah! Ternyata Bisa Jadi Lilin Aromaterapi nan Estetik, Begini Cara Bikinnya

×

Jangan Buang Minyak Jelantah! Ternyata Bisa Jadi Lilin Aromaterapi nan Estetik, Begini Cara Bikinnya

Sebarkan artikel ini
Lilin Minyak Jelantah
Yuli Kuswanti alias Uyi saat menunjukkan lilin aromaterapi yang bernilai guna dan ekonomis dari bahan dasar minyak jelantah. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Minyak jelantah atau minyak goreng bekas adalah limbah yang hampir ada di semua rumah tangga. Namun, pemanfaatan minyak sisa penggorengan ini masih menjadi PR bagi sebagian orang.

Di satu sisi, cara membuang minyak jelantah tak boleh sembarangan karena bisa menyebabkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, minyak jelantah juga tidak bisa kita biarkan terlalu lama karena bisa menimbulkan bau tidak sedap.

Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk memanfaatkan minyak jelantah menjadi barang berguna. Misalnya seperti yang Yuli Kuswanti lakukan. Ia berhasil menyulap minyak jelantah menjadi benda estetik dan berdaya guna. Yakni lilin aromaterapi.

Uyi, sapaan akrabnya, berkomitmen mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk mengikuti pelatihan membuat lilin aromaterapi. Mereka akan diajari cara menyulap minyak jelantah yang awalnya kusam, kotor, dan bau menjadi lilin dengan tampilan cantik dan wangi semerbak.

BACA JUGA: Lokasi di Belakang Rumah, Kopi Budi Betulan Jadi Kafe Hidden Gem di Semarang, Ngopi Asyik Khas Rumahan

“Limbah minyak goreng sebenarnya tidak bisa dibuang sembarangan, karena bisa mencemari lingkungan. Banyak ibu rumah tangga yang suka buang sembarangan,” kata Uyi saat beritajateng.tv temui seusai mengisi pelatihan di Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, beberapa waktu yang lalu.

Uyi sebenarnya tak memiliki latar belakang kimia ataupun fisika terkait racik-meracik bahan kimia. Namun kepeduliannya terhadap limbah minyak goreng itulah yang membuat Uyi termotivasi mengolahnya menjadi sesuatu yang punya nilai guna lebih.

Tak dipungkiri, sebagai seorang ibu rumah tangga juga, Uyi ingin melakukan kegiatan yang memiliki nilai ekonomis. Salah satunya ialah memproduksi lilin aromaterapi ini.

“Kita orang Indonesia banyak sekali mengonsumsi minyak goreng, jadi kita olah minyak jelantah itu menjadi lilin aromaterapi yang bernilai ekonomis,” katanya.

Cara bikin lilin aromaterapi dari minyak jelantah

Uyi memaparkan, proses pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi cukup mudah dan sederhana. Yang pertama, rendam bahan dasar minyak jelantah dengan arang selama semalam penuh.

Kemudian, masak minyak jelantah tersebut bersama stearin (bahan lilin) selama beberapa waktu. Saat proses memasak itu, bisa menambahkan aroma essential oil sesuai selera, mulai dari green tea, lavender, hingga vanila.

“Selain itu juga bisa kasih pewarna sesuai keinginan. Misal aroma green tea kita kasih warna hijau, atau juga bisa warna dasar dari minyak jelantahnya itu sendiri,” ucapnya

BACA JUGA: Tersembunyi di Dalam Gang, Kedai Chawan Jadi Hidden Gem Kuliner Rumahan Surakarta

Terakhir, mencetak larutan campuran itu menggunakan gelas atau cetakan sesuai keinginan. Menurut Uyi, 550 ml minyak jelantah bisa menjadi 10 hingga 15 lilin aroma terapi beragam ukuran.

Untuk penggunaannya, lilin aroma terapi dapat kita bakar di tengah ruangan untuk menambah nuansa harum semerbak. Lilin aromaterapi dari minyak jelantah sendiri dapat bertahan hingga enam jam.

“Pernah jual waktu pameran juga, satu lilinnya banderol Rp10 ribu, lumayan untuk ibu-ibu rumah tangga,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp