SEMARANG, beritajateng.tv – Chappy Hakim, Kepala Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI), bakal meluncurkan buku Keamanan Nasional dan Penerbangan (Jilid 2): Romantika Demokrasi dan Kedirgantaraan, terbitan Penerbit Buku Kompas (PBK).
Peluncuran buku tersebut nantinya akan bertempat di Kompas Institute, Gedung Kompas-Gramedia Unit 2, Lantai 3, Palmerah Selatan 26-28, Jakarta, pada Selasa, 17 Desember 2024 mendatang.
Dahulu, tanggal 17 Desember 1903, Wright Brothers sukses menerbangkan pesawat terbang pertama di dunia. Pesawat itu mereka terbangkan di Kill Devil Hill, North Carolina, Amerika Serikat.
Selang 44 tahun setelah peristiwa bersejarah itu, 17 Desember 1947, Chappy Hakim lahir di Pakuningratan, Yogyakarta. Dan 70 tahun setelah tahun 1903, Chappy sukses menyelesaikan Flying School TNI AU Angkatan 18 di Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta.
Pesawat yang ia gunakan saat itu ialah Piper Cub L-4J, Cessna T-41D, Mentor T-34A dan Jet Trainer L-29 Dolphine.
BACA JUGA: Jadi Rumah bagi Sastra Amerika Latin, Begini Sepak Terjang Penerbit Labirin Buku
Pada 17 Desember 2024, menjelang 20 tahun penuh menjalani masa purnawirawan sekaligus hari ulang tahun ke-77, Chappy Hakim akan meluncurkan buku Keamanan Nasional dan Penerbangan (Jilid 2) di Kompas Institute, Palmerah, Jakarta.
Buku tersebut berisi kumpulan artikel Chappy di kolom Opini NetralNews.com sepanjang tahun 2024. Kumpulan artikel yang sama pada sepanjang tahun 2023 telah terbit dengan tajuk Keamanan Nasional dan Penerbangan (Jilid 1).
Kedua buku tersebut merupakan terbitan PBK. Judul “Keamanan Nasional dan Penerbangan” sengaja ia pilih berdasarkan tema yang mewarnai sebagian besar artikel yang ia tulis.
Kadang tema itu muncul secara eksplisit, tetapi tak jarang juga secara implisit sebagai perspektif atau kacamata Chappy melihat dan merefleksikan suatu peristiwa.
Karya-karya Chappy Hakim lainnya
Riwayat Chappy menulis di kolom opini telah berawal sejak tahun 1980-an di kolom bergengsi, yaitu kolom Opini harian Kompas.
Beberapa artikel pilihan Chappy Hakim di kolom Opini Kompas telah terkurasi dan tersunting oleh Paulus Tri Agung Tristanto, jurnalis senior Kompas, dan bersatu menjadi sebuah buku bertajuk Pesawat Terbang Itu Berbahaya, terbitan PBK pada akhir tahun 2023.
Selanjutnya, Chappy aktif menulis artikel di Kompasiana ketika platform ini baru mulai berdiri. Tahun 2009, kumpulan tulisan Chappy di Kompasiana ia terbitkan dalam sebuah buku berjudul Cat Rambut Orang Yahudi.
Editor buku itu adalah Pepih Nugraha, wartawan Kompas. Dan, buku ini beroleh kata pengantar dari Jakob Oetama, salah satu pendiri sekaligus Pemimpin Umum Kompas kala itu.
Tahun 2016, Chappy Hakim diminta oleh UCNews, sebuah platform media daring, anak perusahaan Alibaba Group yang berbasis di Guangzhou, Cina, untuk mengisi kolom Opini.
BACA JUGA: Gabung Komunitas dan Ikutan FOMO, Cara Jitu Gen Z Tumbuhkan Minat Literasi Baca Buku
Sebagian dari kumpulan artikelnya di UCNews tersebut telah terbit sebagai buku terbitan Gramedia Widiasarana Indonesia pada 2017, dengan judul 100 Artikel Pilihan Chappy Hakim di UCNews.
Pada 2019, atas undangan Pemimpin Redaksi Kompas.com kala itu, Wisnu Nugroho, Chappy menurunkan artikel secara rutin setiap minggu di kolom Kompas.com.
Kumpulan tulisan di kolom Kompas.com tersebut telah membuahkan beberapa buku, dengan tajuk besar Defense & Aviation. Pada setiap akhir tahun hingga tahun 2022, Defense & Aviation secara berturut-turut terbit, dari Jilid 1 sampai Jilid 4.
Artinya, Chappy secara konsisten telah menulis setiap minggu sebagai kolumnis di Kompas.com selama empat tahun (2019-2022) tanpa absen.
Mulai tahun 2023, untuk meluaskan cakupan pembacanya, Chappy mulai menulis di NetralNews.com. Artikel karya Chappy di kolom Opini NetralNews.com tersaji dalam tiga versi bahasa sekaligus, yaitu bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin.
Buku-buku Chappy yang bukan berisi kumpulan artikel
Selain melahirkan buku-buku yang berisi kumpulan artikel lepas, Chappy juga menulis beberapa buku khusus. Termasuk, Pertahanan Indonesia – Angkatan Perang Negara Kepulauan dan Quo Vadis Kedaulatan Udara Indonesia terbitan Penerbit Red & White.
Pada 31 Agustus 2012, Chappy beroleh undangan sebagai pembicara di Forum USINDO Washington D.C.. Di sana ia memaparkan isi buku Pertahanan Indonesia – Angkatan Perang Negara Kepulauan. Acara ini terfasilitasi oleh Helmi Johannes dari Voice of America.
Ia juga memiliki buku lainnya yang bukan berisi kumpulan artikel. Yakni, Menjaga Ibu Pertiwi & Bapak Angkasa terbitan PBK tahun 2016 dan 2018.
Pada Agustus 2024, dalam rangka turut merayakan Hari Kemerdekaan RI, telah terselenggara pameran tunggal “50 Buku Karya Chappy Hakim” di Perpusnas RI, Jakarta Pusat.
Sebagian besar buku Chappy telah menjadi koleksi di setidaknya enam perpustakaan di Amerika Serikat, termasuk Library of Congress di Washington D.C. Demikian pula di Perpustakaan Leiden Universiteit, Belanda, dan Perpustakaan Australian National University Canberra, Australia. (*)





