Politik

Jelang Muktamar, Nama Gus Idror Maimoen Mencuat Sebagai Kandidat Ketum PPP

×

Jelang Muktamar, Nama Gus Idror Maimoen Mencuat Sebagai Kandidat Ketum PPP

Sebarkan artikel ini
Jelang Muktamar, Nama Gus Idror Maimoen Mencuat Sebagai Kandidat Ketum PPP
Putra bungsu Almarhum KH Maimoen Zubair, Gus Idror Maemon. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Jelang Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sempat tertunda, nama putra bungsu almarhum KH Maimoen Zubair, KH Idror Maimoen mencuat sebagai kandidat calon ketua umum (Ketum) partai berlambang Ka’bah ini.

Hal ini kata Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy atau akrab disapa Gus Romy, Kamis, 17 Juli 2025.

“Jadi sampai saat ini nama-nama dari internal yang kembali muncul itu ada, Pak Harso, Sekjen sendiri ada Gus Arwani. Nah, mungkin ada Gus Idror juga dan mungkin nama-nama lain yang nanti akan berkembang begitu,” ujarnya.

BACA JUGA: Namanya Masuk Bursa Ketua Umum PPP, Gus Yasin: Masih Penjajakan, Belum Tentu Saya

Rencananya, Muktamar sendiri akan berlangsung di Bali pada akhir September 2025 nanti. Namun ada beberapa saran agar Muktamar pindah ke Semarang, karena adanya basis massa yang besar di Jawa Tengah.

“Perkembangan terakhir Muktamar PPP, kalau tidak ada perubahan akan dilaksanakan 29 September sampai 1 Oktober. Sementara ini tempat yang mereka terima, informasinya oleh majelis ada di Bali. Tapi memang banyak saran untuk tidak berjalan di Bali mengingat Bali bukan basis PPP,” katanya.

Romy menyebut, ada beberapa nama eksternal yang sebenarnya mereka ajukan. Namun belakangan ini banyak yang mundur, seperti Dudung Abdurachman, yang menjalani kesibukan menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

“Yang di tunggu kader adalah suksesi pemimpin baru, kemarin ada tokoh dari luar partai. Tapi mereka mundur, nah ini kita akan menjaring dari internal,” ujarnya.

Selain itu, Romy berharap PPP dapat kembali pada ulama dan pondok pesantren yang merupakan basis perjuangan partai.

“Saya meyakini PPP ini memiliki kekuatan intrinsik partai, yaitu ketika lahir bersama dengan pondok pesantren dan para ulama,” ujarnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp