Program latihan mencakup latihan teknik judo, penguatan fisik, kardio, hingga latihan penunjang seperti renang. Seluruh program untuk membentuk kekuatan otot dan daya tahan atlet.
Disiplin Jadi Kunci Prestasi Atlet Difabel
Kho menilai, kunci keberhasilan atlet disabilitas netra binaannya terletak pada disiplin dan komunikasi yang terbuka. Setiap selesai mengikuti kejuaraan, evaluasi selalu berlangsung bersama atlet.
“Mereka tekun, disiplin, dan kooperatif. Setelah kejuaraan kami evaluasi bersama apa yang kurang dan apa yang harus di tingkatkan. Mereka mau menjalankan itu,” ungkapnya.
BACA JUGA: Walikota Agustina Janjikan Bonus Bagi Atlet Kota Semarang Peraih Medali Emas di Popda
Ia pun mengapresiasi semangat atlet NPCI yang ia nilai memiliki kemauan kuat untuk berkembang dan tidak mudah menyerah.
Di akhir, Kho mengajak penyandang disabilitas, khususnya netra, untuk tidak ragu mencoba judo sebagai wadah berkarya dan berprestasi.
“NPCI terbuka sekali peluangnya. Jangan takut memulai. Semua sudah ada penyesuaiannya agar aman dan nyaman,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





