Lebih lanjut, Eka menjelaskan bahwa viralitas instan tidak menjamin keberlangsungan karier jangka panjang. Ia menekankan pentingnya membangun karya yang autentik dan bisa meninggalkan jejak emosional bagi audiens.
“Kalau lo cuma viral tapi nggak punya ikatan dengan penonton, lo nggak bisa membangun karier yang panjang. Karena lo tidak meninggalkan apa-apa selain angka,” tegasnya.
BACA JUGA: Sinopsis Catatan Harian Menantu Sinting, Fim Raditya Dika dan Ariel Tatum jadi Pasutri yang Lucunya Pake Abis!
Raditya Dika yang mewawancarainya pun setuju dengan pandangan tersebut. Ia mengatakan bahwa apresiasi terhadap karya lebih memuaskan dibanding popularitas sesaat atau sensasi.
“Kalau ada yang datang dan bilang suka sama karya gue, itu yang paling gue hargai,” kata Raditya. Eka pun menimpali, “Berarti lo juga seniman. Karena lo tetap mengutamakan karyanya, bukan sensasinya.” (*)





