SEMARANG, beritajateng.tv – Kabupaten Semarang Bersholawat yang menjadi puncak rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) ke-12 tahun 2026, berlangsung di Lapangan Rakyat Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Sabtu malam 7 November 2026.
Ribuan jamaah sholawat dari berbagai kecamatan menyemarakkan kegiatan. Agenda ini gelarannya secara kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang bersama PCNU Kabupaten Semarang tersebut.
Kabupaten Semarang Bersholawat kali ini mendatangkan Muhammad Ulul Azmi Gus Azmi Askandar al-Abshor atau Gus Azmi.
Selain sholawatan yang menjadi inti acara, dalam kegiatan ini juga terlaksana doa bersama untuk keselamatan bangsa.
BACA JUGA: Haul 1.000 Hari Bambang Kusriyanto, “Susukan Bersholawat” Dipadati 750 Jamaah
Selain itu, keamanan serta kondusifitas Kabupaten Semarang yang sebentar lagi bakal menggelar hajat Pilkades Serentak 2026.
Ketua Panitia Kabupaten Semarang Bersholawat, Asep Mulyana mengatakan, kegiatan ini juga menjadi puncak dari seluruh rangkaian Hari Santri Nasional tahun 2026.
Selain itu, juga menjadi ajang silaturahmi antara para ulama dengan umaro serta pengurus PCNU dan para santri di Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: Ganti Kembang Api Jadi Sholawatan, Ahmad Luthfi Minta Warga Jateng Rayakan Tahun Baru dengan Doa
Dalam konteks pembangunan daerah, Asep juga menyebut peran serta kontribusi para santri. Di mana menjadi bagian penting dalam rangka mewujudkan program- program pembangunan yang ada di Kabupaten Semarang.
“Maka silaturahmi kali ini juga menjadi wujud syukur, mempererat kolaborasi yang sudah terbangun selama ini. “ehingga kesejahteraan umat di Kabupaten Semarang dapat terwujud,” katanya yang juga Kabag Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kabupaten Semarang.
Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha dalam berharap agar segenap masyarakat turut menjaga semangat persatuan dan kesatuan.
BACA JUGA: Meski Diguyur Hujan, Ribuan Jamaah Semarakkan Kabupaten Semarang Bersholawat
Oleh karena pada 14 Desember 2026 mendatang akan ada gelaran pilkades serentak 2026.
“Harapannya pilkades di 140 desa di Kabupaten Semarang tersebut dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman. Sehingga situasi daerah tetap kondusif dan masyarakatnya tetap hidup rujun dan damai,” katanya.. (*)
Editor: Diaz A Abidin





