Nasional

Kanwil Kemenhaj Jateng Siapkan Mitigasi Data Jamaah Umrah Terdampak, Haji 2026 Masih Sesuai Jadwal

×

Kanwil Kemenhaj Jateng Siapkan Mitigasi Data Jamaah Umrah Terdampak, Haji 2026 Masih Sesuai Jadwal

Sebarkan artikel ini
Calon Jemaah Haji Blora
Ratusan calon jamaah Haji asal Blora sedang mengikuti manasik, Kamis, 12 Februari 2026. (Heri/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Tengah mulai menyiapkan langkah mitigasi menyusul imbauan pemerintah pusat terkait penundaan keberangkatan umrah akibat situasi keamanan di Timur Tengah yang memanas.

Kepala Kanwil Kemenhaj Jateng, Fitriyanto, menegaskan bahwa kebijakan penundaan umrah merupakan langkah kehati-hatian pemerintah demi keselamatan dan perlindungan jamaah.

“Kalau umrah ini dari Kementerian Haji, karena mempertimbangkan aspek keselamatan dan perlindungan jemaah, pemerintah mengimbau jemaah yang akan berangkat dalam waktu dekat ini untuk menunda keberangkatannya hingga kondisi kembali kondusif,” ujar Fitriyanto pada Senin, 2 Maret 2026.

Berbeda dengan penyelenggaraan haji yang terstruktur melalui sistem wilayah, Fitriyanto menjelaskan bahwa data jamaah umrah tidak berada di tingkat provinsi. Seluruh laporan keberangkatan umrah tercatat langsung di sistem pusat, yakni Siskopatuh (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus).

“Kalau jumlahnya kami belum bisa menghitung, karena kami di provinsi tidak bisa memantau jumlah jemaah Jawa Tengah yang berangkat. Laporannya langsung ke pusat, tidak ke kami,” jelasnya.

BACA JUGA: Buka Puasa Hemat di Pusat Kota, Iftar HAJIMA Ramadan Horison Inn Alaska Mulai Rp75 Ribu

Hal ini membuat Kanwil Kemenhaj Jateng belum bisa memastikan berapa jumlah jemaah asal Jawa Tengah yang terdampak, baik yang tertunda keberangkatannya maupun yang masih berada di Arab Saudi.

Meski demikian, pihaknya berencana membentuk koordinasi khusus dengan travel-travel umrah di Jawa Tengah untuk melakukan pendataan sebagai langkah mitigasi.

“Nanti kami mitigasi untuk travel-travel melaporkan kira-kira jemaahnya yang saat ini sudah di Saudi berapa. Hari ini kami akan mendata itu,” katanya.

Jemaah Diminta Aktif Berkomunikasi dengan Travel

Fitriyanto menekankan bahwa skema penundaan tidak berlangsung secara otomatis. Setiap jemaah diminta berkoordinasi langsung dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau travel masing-masing.

“Tidak langsung ditunda begitu saja. Ini tentu dikomunikasikan dengan travel-nya. Nanti travel berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas di Saudi,” ujarnya.

Ia juga mengimbau jemaah yang terdampak pembatalan atau penundaan penerbangan agar tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari travel.

Untuk jemaah yang sudah berada di Arab Saudi, pendampingan tetap di lakukan pihak travel yang berkoordinasi dengan Kantor Urusan Haji di Jeddah serta maskapai penerbangan.

“Saya membaca sudah ada beberapa jemaah yang penerbangannya ditunda dan diberikan hotel transit di Jeddah. Tapi jumlahnya dari Jawa Tengah berapa, kami belum bisa memantau,” tambahnya.

Haji 2026 Tetap On Schedule

Sementara itu, Fitriyanto memastikan bahwa hingga saat ini penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M belum terdampak situasi tersebut. Persiapan tetap berjalan sesuai jadwal.

“Haji masih on schedule. Kloter pertama masuk asrama 21 April dan berangkat 22 April,” tegasnya.

Terkait kemungkinan adanya rencana cadangan (plan B) apabila situasi berlarut, Fitriyanto menyebut hingga kini belum ada skenario khusus yang disiapkan di tingkat wilayah.

“Sampai hari ini belum ada plan A atau plan B. Ini masih awal, semoga tidak berkepanjangan dan tetap berjalan sesuai jadwal,” katanya.

Keputusan strategis, lanjutnya, akan pemerintah pusat tentukan melalui Kementerian Haji dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk konsultasi dengan DPR.

Imbauan untuk Calon Jamaah Haji dan Umrah

Kanwil Kemenhaj Jateng juga telah menerbitkan imbauan melalui laman resmi agar jemaah berhati-hati dan terus berkomunikasi dengan travel terkait jadwal keberangkatan dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Kuota Haji Jateng 2026 Capai 34.122 Jemaah, Taj Yasin Minta Tingkatkan Pelayanan

Untuk calon jemaah haji, Fitriyanto berpesan agar tetap fokus pada persiapan.

“Saya minta jamaah tetap tenang. Persiapan haji tetap jalan, jaga kesehatan, perdalam ilmu manasik. Semoga perjalanan tahun ini tetap berjalan sesuai rencana,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp