SEMARANG, beritajateng.tv – Kecelakaan tragis melibatkan mobil Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga dan truk bermuatan tiang listrik terjadi kemarin di Tol Batang, Selasa, 1 Okober 2024 dini hari.
Dua korban meninggal dunia, yaitu sopir dan ajudan Kapolres. Berikut ini fakta-fakta mengenai kejadian tersebut.
Deretan fakta kecelakaan Kapolres Boyolali di Tol Batang
1. Sopir dan ajudan Kapolres Boyolali meninggal di tempat
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.25 WIB di Tol Kandeman KM 346+800, wilayah Batang. Mobil Toyota Fortuner yang mengangkut Kapolres Boyolali menabrak truk trailer yang membawa tiang listrik beton.
Dua korban tewas di lokasi, yaitu Bripda Rio Risna Saputra (23) dan Bripda Vabrillian Dean Artono (23). Kedua korban segera dimakamkan di kampung halamannya masing-masing.
“Kecelakaan sekitar pukul 01.25 melibatkan Kapolres Boyolali,” ungkap Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto.
BACA JUGA: Kecelakaan Ertiga Tertabrak Bus di Tol Semarang-Batang, Begini Kronologinya
2. Kapolres Boyolali dalam perjalanan menuju Jakarta
Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga diketahui sedang menuju Jakarta untuk menjenguk keluarganya yang sakit. Perjalanan tersebut sudah mendapat izin. Kapolres duduk di kursi belakang saat kecelakaan terjadi.
“Beliau hendak ke Jakarta untuk menjenguk keluarga yang sakit dan sudah mendapatkan izin,” tambah Artanto.
3. Kernet truk mengira ban meletus
Kernet truk, Purwanto (26), awalnya mengira bahwa truknya mengalami ban meletus. Truk yang ia kendarai baru saja mendahului truk lain ketika tiba-tiba lajunya tertahan sesuatu.
Setelah turun memeriksa, Purwanto baru menyadari bahwa ada mobil yang tersangkut di bagian belakang truk. Purwanto tidak merasakan benturan keras pada truk saat kejadian berlangsung.
“Saya cek ban kiri tidak ada masalah, lalu saya lihat ke kanan dan melihat ada mobil di belakang,” ungkapnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Pemotor Tewas Tertabrak Truk di Ngaliyan Semarang, Ini Kronologinya
4. Kapolres Boyolali terluka dan syok, masuk RS Tlogorejo Semarang
Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga mengalami luka dan kini dalam perawatan di RS Tlogorejo Semarang.
“Pak Kapolres [Boyolali] sadar, namun butuh istirahat akibat luka dan syok setelah kecelakaan,” ujar Artanto.
Hingga kini, Kapolres masih menjalani perawatan di rumah sakit dan memerlukan waktu lebih untuk pulih. (*)





