SEMARANG, beritajateng.tv – Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang menjatuhkan vonis lepas terhadap bandar arisan Japo atau arisan jatuh tempo, Yudhian Prasetya Mukti. Sebelumnya Yudhian mendapat tuntutan 3,5 tahun penjara dalam kasus penipuan tersebut.
Putusan lepas tersebut Hakim Ketua Setyo Yoga Siswantoro bacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis 26 Oktober 2023. Hakim menyatakan perbuatan terdakwa admin arisan Japo terbukti sesuai dengan tuntutan jaksa, namun bukan merupakan tindak pidana.
BACA JUGA: Sebut Tidak Pernah Membujuk Korban, Bandar Arisan Online Japo Semarang Minta Putusan Bebas
Juru bicara PN Semarang Aris Bawono Langgeng membenarkan jika perkara dugaan penipuan admin arisan Japo tersebut sudah keluar putusannya hari ini.
“Diputus lepas, karena perbuatan yang dilakukan bukan merupakan pidana,” katanya.
Atas putusan itu, lanjutnya, jaksa penuntut umum juga sudah menyampaikan akan mengajukan kasasi.
BACA JUGA: Resmi Ditahan, Begini Nasib Status Kepegawaian PNS Pemprov Jateng Tersangka Kasus Arisan Online
Terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang M Rizky Pratama mengatakan, penuntut umum pasti akan mengajukan kasasi atas putusan tersebut.
Rizky mengatakan, pembuktian dalam dalam perkara tersebut sudah pihaknya nilai cukup. Meski begitu, ia menilai hakim memiliki pertimbangan lain.
“Kalau hakim memang punya pertimbangan lain, kami tidak bisa memaksakan,” katanya.
BACA JUGA: Ahli Hukum Sebut Kasus Penipuan Arisan Online Japo Mestinya Masuk Ranah Hukum Perdata, Ini Alasannya
Sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut Yudhian Prasetya Mukti melakukan penipuan terhadap 28 peserta arisan yang kerugiannya mencapai miliaran rupiah.
Sejumlah member melaporkan Yudhian karena keuntungan yang admin janjikan ke mereka tak terwujud. Mereka mengaku belum memperoleh giliran pembayaran arisan. (ant)
Editor: Ricky Fitriyanto





