Kesehatan

Kasus Covid-19 Subvarian Baru Marak Lagi, Kadinkes Kota Semarang: Belum Ada Laporan!

×

Kasus Covid-19 Subvarian Baru Marak Lagi, Kadinkes Kota Semarang: Belum Ada Laporan!

Sebarkan artikel ini
Kasus Covid-19 Subvarian Baru Marak Lagi, Kadinkes Kota Semarang: Belum Ada Laporan!
Ilustrasi virus. (Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam menyebut sampai saat ini tidak ada laporan kasus Covid-19 baru di Kota Semarang.

Hal itu menyusul isu kenaikan kasus Covid-19 dengan adanya subvarian baru virus tersebut.

“Memang dari dua minggu yang lalu sudah ada surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Ini berkaitan dengan kewaspadaan terhadap adanya covid subvarian baru,” kata Hakam.

Menurut dia, pihaknya telah menerima imbauan dari Kemenkes RI untuk tetap mengajak masyarakat melakukan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

BACA JUGA: 19.547 Warga Semarang Dinonaktifkan JKN, Dinkes: Masih Ada UHC Cover Layanan Kesehatan

Dia melanjutkan, meski begitu, Dinas Kesehatan tetap siaga dan mengedukasi masyarakat melalui kampanye ‘Usahakan Imun Naik, Gak Perlu Panik!’.

Ia menuturkan, masyarakat cukup disiplin  mencuci tangan pakai sabun, memakai masker saat sakit, dan segera periksa ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

“Langkah sederhana ini sangat efektif untuk menekan risiko penularan, termasuk terhadap varian baru yang mungkin muncul,” jelasnya.

Hakam menyebut, hingga saat ini belum ada imbauan untuk vaksinasi covid-19 dari pusat (Kemenkes) maupun Dinas di Kota dan Provinsi.

“Kalau misalnya memang harus ada episode berikutnya untuk vaksinasi ya kita akan menyampaikan kepada masyarakat. Kondisi saat ini masyarakat tidak perlu panik, dan bisa beraktivitas seperti biasa saja,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa Covid-19 merupakan virus seperti flu biasa yang kerap masyarakat rasakan. Sehingga masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapinya.

“Kondisi-kondisi yang saat ini terjadi, seperti pagi tadi panas, kemudian hujan deras yang begitu luar biasa. Atau sebaliknya. Itu membuat penurunan imunitas atau kekebalan tubuh,” sebutnya.

Ia mengimbau masyarakat harus berhati hati dengan pergantian cuaca yang tiba tiba terjadi. Penerbangan internasional juga bisa saja memicu adanya kasus Covid-19 di Kota Semarang.