JatengPariwisata

Kebakaran Lahan di TPA Lama Jatibarang Semarang hingga Seluas 3 Hektare, Apa Sebabnya?

×

Kebakaran Lahan di TPA Lama Jatibarang Semarang hingga Seluas 3 Hektare, Apa Sebabnya?

Sebarkan artikel ini
Kebakaran TPA Jatibarang lama Kota Semarang
Petugas Damkar saat menyisir lokasi kebakaran di TPA lama Jatibarang, Jumat malam, 18 September 2026 malam. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Berdasarkan pantauan beritajateng.tv sekitar pukul 21.10 WIB, api utama telah berhasil padam. Namun, masih terlihat sejumlah titik api yang belum sepenuhnya padam.

Petugas masih menyisir area bekas terbakar untuk mencari titik api yang tersisa. Sejumlah mobil damkar tampak terparkir di pinggir jalan dan saling mengalirkan air untuk mempercepat proses pemadaman.

BACA JUGA: Lahan Kosong POJ Semarang Kebakaran, Polisi Periksa 6 Orang, Pembakar Semak Diringkus

Armada lainnya bergantian mengambil pasokan air. Mobil tangki air milik PDAM Tirta Moedal juga terlihat membantu memasok air ke lokasi.

Lahan yang terbakar tampak menghitam. Kepulan asap masih muncul dari sejumlah bagian tumpukan sampah. Bau gosong juga masih tercium kuat di sekitar lokasi.

Listiyono mengatakan, penanganan pemadaman kebakaran sampah dengan menyisir satu persatu area secara bersamaan. Petugas harus memadamkan titik demi titik untuk memastikan api tidak kembali menyala dari bagian dalam tumpukan sampah.

“Kalau strategi kita untuk pemadaman sampah itu enggak bisa sistem menyerang. Jadi satu titik harus padam, baru pindah-pindah,” katanya.

Pemadaman dan Pendinginan Berlangsung hingga Dini Hari

Pantauan beritajateng.tv pada hingga pukul 22.10 WIB, petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di kawasan tersebut.

Petugas terus menyisir tumpukan sampah untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar. Pendinginan terutama pada bagian yang masih mengeluarkan asap.

Listiyono memperkirakan proses penanganan dapat selesai dalam beberapa jam apabila titik api yang tersisa berhasil dalam pengendalian.

“Ini kemungkinan enggak sampai [lama]. Paling 2 sampai 3 jam sudah selesai. Ini tinggal pendinginan,” katanya. (*)

Editor: Diaz A  Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp