Hukum & Kriminal

Lahan Kosong POJ Semarang Kebakaran, Polisi Periksa 6 Orang, Pembakar Semak Diringkus

×

Lahan Kosong POJ Semarang Kebakaran, Polisi Periksa 6 Orang, Pembakar Semak Diringkus

Sebarkan artikel ini
Kebakaran POJ
Suasana pemadaman api saat kebakaran lahan kosong di kawasan komplek POJ, Semarang Barat, Rabu, 16 Septemebr 2026. (Foto: Dok. Polrestabes Semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polisi memeriksa enam orang terkait kebakaran lahan kosong milik LIPPO di kawasan Komplek POJ, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Lima orang diperiksa sebagai saksi, sementara seorang pria berinisial S yang disebut diduga membakar semak kini telah diciduk dan sedang dimintai keterangan.

Kapolsek Semarang Barat, AKP Darwin Tamba, mengatakan lima saksi yang telah diperiksa terdiri dari tiga orang yang berada di lokasi saat kejadian dan dua petugas keamanan POJ City.

Tiga orang tersebut yakni AOS (29), YP (26), dan DAP (29). Mereka dicokok setelah petugas keamanan POJ melihat ketiganya keluar dari semak-semak di sekitar lokasi kebakaran bersama S, yang berhasil melarikan diri.

“Dua orang lagi [yang diperiksa] dari pihak satpam POJ,” ujarnya saat beritajateng.tv hubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat, 18 September 2026.

Berdasarkan keterangan awal AOS (29), YP (26), dan DAP (29), S diduga membakar semak belukar. S kemudian berhasil diringkus polisi pada Jumat, 18 September 2026 sekitar pukul 01.00 WIB di wilayah Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

“Untuk saudara S sudah kami amankan dan sedang proses pemeriksaan. Diamankan tadi pagi jam 1 di daerah Guntur, Demak,” jelasnya.

Ia membenarkan hingga saat ini ada enam orang yang diperiksa terkait kejadian kebakaran lahan tersebut. “Ya, sekarang masih dalam pemeriksaan,” kata Darwin.

BACA JUGA: Imlek 2026, PDAM Tirta Moedal Semarang Apresiasi Pelanggan Premium di POJ City

Tiga Orang Mengaku Cari Ikan dan Kerang

Berdasarkan keterangan sementara dalam pemeriksaan, AOS, YP, dan DAP mengaku datang ke kawasan tersebut untuk mencari ikan dan kerang.

Ketiganya juga menerangkan bahwa salah satu rekan mereka, S, diduga membakar semak belukar saat berada di lokasi. Api kemudian dengan cepat membesar dan menyebar.

Polisi sebelumnya mengamankan sebuah korek api gas dan celana hitam yang berkaitan dengan penanganan kejadian tersebut.

Kapolsek Semarang Barat mengatakan pihaknya masih mendalami keterangan para saksi dan S untuk memastikan rangkaian kejadian serta penyebab kebakaran.