Mujiyanto menambahkan, petugas berhasil memadamkan api sekitar satu jam setelah menerima laporan. Total lahan yang terbakar ԁiperkirakan mencapai satu hektare, dengan objek yang terbakar berupa semak dan rerumputan kering.
“Untuk makamnya secara umum aman semua dan tidak sampai ada yang terbakar. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena peziarah yang membakar daun kering, lalu ԁitinggal pergi saat api belum padam,” tegasnya.
Mujiyanto mengimbau masyarakat tak membakar sampah maupun daun kering secara sembarangan, terutama selama musim kemarau. Aktivitas tersebut, imbuhnya, dapat memicu kebakaran apabila api tidak ԁipastikan benar-benar padam.
“Karena aktivitas tersebut berpotensi memicu terjadinya kebakaran,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





