Budy menyebut akan terus melakukan peninjauan lebih mendalam. Terlebih, ia membenarkan adanya peningkatan peredaran barang tersebut di masyarakat.
“Memang akhir-akhir ini ada peningkatan, tetapi kami belum menghitung pasti di lapangan,” ujarnya.
Khusus di wilayah Semarang, lanjut Budy, ia menyebut peredaran rokok tersebut dalam jumlah yang kecil.
“Untuk wilayah Semarang ini yang beredar dalam jumlah kecil, karena banyak yang melalui titipan online,” tandasnya.(*)
Editor: Farah Nazila





