SEMARANG, beritajateng.tv – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Tol Solo-Semarang KM 432.600 jalur B, wilayah Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Rabu malam, 11 Juni 2025.
Kecelakaan di Tol Solo-Semarang ini melibatkan bus PO Haryanto, truk Hino, dan sebuah mobil Toyota Fortuner, yang mengakibatkan enam orang mengalami luka ringan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.55 WIB.
Menurutnya, bus yang dikemudikan Supriyono (48) warga Kabupaten Pekalongan, melaju dari arah Solo menuju Jakarta di lajur cepat.
BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Solo-Ngawi, Wakil Ketua DPRD Ngawi Meninggal
Ketika berusaha menyalip truk bermuatan beras yang dikemudikan Ngadimin (48), warga Karanganyar, jarak yang terlalu dekat menyebabkan tabrakan tidak terhindarkan.
“Karena jarak yang sudah dekat, bus menghantam bagian belakang truk,” ujar AKP Lingga kepada wartawan, Kamis, 12 Juni 2025.
Tabrakan Memicu Kecelakaan Lanjutan
Benturan keras antara bus dan truk menyebabkan ban serep truk terlepas dan terpental ke jalur belakang. Pada saat bersamaan, sebuah Toyota Fortuner yang dalam pengendalian Abu (36) warga Kabupaten Tegal, melintas di jalur yang sama dan menabrak ban yang terpental tersebut.
Akibat kecelakaan beruntun ini, enam orang penumpang bus mengalami luka ringan, sementara seluruh penumpang bus yang berjumlah sekitar 30 orang dievakuasi ke tempat aman oleh petugas.
Evakuasi dan Penanganan Korban
Proses evakuasi oleh petugas gabungan dari Satlantas Polres Semarang, PJR Tol, dan pihak Trans Marga Jateng (TMJ).
“Korban luka ringan dan syok ada enam orang, semuanya dari penumpang bus, dan sudah mendapatkan penanganan di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. Mereka selanjutnya menjalani rawat jalan,” jelas Lingga.
Salah satu penumpang bus, Ari (36), warga Kabupaten Sragen, menceritakan bahwa ia sedang tertidur saat kejadian.
“Saat kejadian saya duduk di kursi nomor 6 dari depan dan terbangun karena bus menabrak truk,” kata Ari.
Arus Lalu Lintas Kembali Normal
Proses evakuasi yang berlangsung cepat dengan bantuan dua unit derek dari TMJ berhasil membersihkan lokasi kecelakaan.
BACA JUGA: Tekan Kecelakaan Wisata Air, BPBD Kabupaten Semarang: Rafting Perlu Legalitas dan Regulasi
Sekitar pukul 01.30 WIB, arus lalu lintas di lokasi kejadian kembali normal dan kendaraan dapat melanjutkan perjalanan.
Kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan beruntun tersebut. Meski begitu, kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya menjaga jarak aman saat berkendara di jalan tol. (*)





