Pendidikan

Kekurangan Bukan Halangan, Siswa SLB Diajak Maksimalkan Potensi lewat Festival dan Lomba Seni

×

Kekurangan Bukan Halangan, Siswa SLB Diajak Maksimalkan Potensi lewat Festival dan Lomba Seni

Sebarkan artikel ini
Siswa SLB
Salah satu peserta saat mengikuti lomba melukis dalam FLS2N-PDBK di SLB-A Dria Adi, Kamis, 30 Mei 2024 siang. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kekurangan tak menjadi penghalang dalam berprestasi. Demikianlah prinsip 38 siswa sekolah luar biasa (SLB) dari Kota dan Kabupaten Semarang.

Meski di tengah keterbatasan, mereka tampak antusias mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (FLS2N-PDBK) Tahun 2024 di SLB-A Dria Adi, Kamis, 30 Mei 2024 siang.

Panitia FLS2N-PDBK, Lina Dias Astuti, mengatakan, ada berbagai jenis cabang perlombaan pada ajang ini. Yaitu, cipta dan baca puisi, cipta komik strip, desain gratis, melukis, menyanyi, MTQ, hingga pantomim.

Pesertanya pun terdiri dari berbagai macam jenis kebutuhan khusus, seperti tuna netra, tuna daksa, tuna rungu, autis, dan keterbelakangan mental.

BACA JUGA: 41 SLB Negeri di Jawa Tengah Siap Layani PPDB 2024/2025, Ini Rincian Kuotanya

“Yang diharapkan supaya anak-anak terpacu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari keterbatasan mereka. Mereka tetap bisa punya cita-cita, bisa menggapai mimpi mereka,” ujar Lina kepada beritajateng.tv di sela kegiatan.

Lina menambahkan, ajang FLS2N-PDBK berlangsung secara bertingkat dari tingkat daerah hingga tingkat nasional. Hari ini merupakan tingkat pertama yaitu cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Nantinya, peserta yang menang di masing-masing cabang lomba akan mewakili Kota/Kabupaten Semarang untuk maju ke tingkat provinsi.

“Karena ini semua kan dari SLB di Kota dan Kabupaten Semarang. Dari hasil kejuaraan ini nanti akan ke tingkat provinsi lalu ke tingkat nasional. Penjaringan di tingkat paling kecil dulu,“ sambungnya.

Kembangkan minat anak berkebutuhan khusus siswa SLB

Lebih lanjut, Lina menyebut jika FLS2N-PDBK merupakan ajang bagi anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan bibit-bibit talenta potensial, khususnya di bidang seni budaya.

Melukis dan desain grafis menjadi dua cabang yang paling peserta minati. Khusus untuk desain grafis, jika berhasil lolos hingga provinsi dan nasional, desain peserta akan panitia cetak menjadi kaos.

BACA JUGA: Video PPDB SLB Negeri Jateng Bakal Dilakukan Offline

“Kalau menang sampai provinsi dan nasional nanti desainnya dicetak di kaos dan itu bisa memotivasi anak-anak,” imbuhnya.

Ia pun berharap, dengan lomba semacam ini, keterampilan dan bakat siswa berkebutuhan khusus dapat berkembang hingga nanti lulus dari SLB. Selain itu, masyarakat juga dapat menerima keberadaan anak berkebutuhan khusus layaknya anak lainnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp