Trio outside hitter ini siap mengeksploitasi lahan lapangan lebar dengan pukulan dan ketahanan di defense. Bagas Wijanarko (±1,84 m) dan Muhammad Haikal Hidayatullah (±1,90 m) datang dari Garuda Jaya. Sementara itu, Krisna dengan ketinggian ±1,88 m memperkuat tim dari Surabaya Samator sehingga memberikan variasi gaya serangan.
Imam Ahmad Faisal dan Dawuda Alaihimassalam
Dua opposite spiker ini punya peran krusial. Dawuda Alaihimassalam (±1,96 m) adalah kapten yang dikenal tegas, sedangkan Imam Ahmad Faisal (±1,97 m) memperkaya tim dengan pengalaman bermain di Jepang (Fukuoka Winning Spirits). Ketinggian mereka sangat mendukung serangan dari garis belakang.
Raihan Rizky Attorif dan Muhammad Reyhan
Dua pemain ini bertugas meredam serangan lawan dan menjaga stabilitas servis-receive. Raihan Rizky Attorif (±1,73 m) jadi pilarnya, sedangkan Muhammad Reyhan (±1,82 m) punya keunggulan unik. Kemampuannya bermain sebagai outside hitter menunjukkan fleksibilitas taktis pelatih.
Persiapan dan Kebersamaan Tim Voli Putra U21 Indonesia
Keseluruhan skuad dibangun melalui latihan intensif. Dua musim Proliga, turnamen AVC U20 (menembus peringkat empat Asia), hingga pemusatan latihan panjang dua hingga tiga bulan. Kebersamaan di klub-klub seperti Garuda Jaya memperkuat chemistry skuad ini.
Mereka adalah wakil generasi baru Indonesia di panggung global FIVB U21 2025 (21-31 Agustus di Jiangmen, China). Adanya persiapan matang, fisik prima, dan mental tangguh, Garuda Muda siap menyuarakan semangat bangsa lewat perebutan peringkat 17-24 di FIVB 2025. (*)





