Politik

Kesejahteraan Nakes Belum Terakomodir Sepenuhnya, Ketua NasDem Kebumen Ungkap Perlunya Program Ini

×

Kesejahteraan Nakes Belum Terakomodir Sepenuhnya, Ketua NasDem Kebumen Ungkap Perlunya Program Ini

Sebarkan artikel ini
Faiz Alaudien Reza Mardhika
Ketua DPD NasDem Kebumen, Faiz Alaudien Reza Mardhika. (Foto: Dok. Pribadi)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPD NasDem Kebumen, Reza Mardhika menilai kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes) belum terakomodir dengan baik.

Reza yang juga merupakan seorang dokter itu menilai, bukan hanya perihal kesejahteraan saja yang belum memadai. Namun, sebaran nakes yang menurutnya belum merata di Jawa Tengah juga masih menjadi PR yang belum terselesaikan hingga saat ini.

“Contohnya RUU kesehatan, itu kan juga masih banyak hal terkait kesejahteraan nakes yang belum terakomodir dengan baik. Tidak hanya kesejahteraan ya tetapi sebaran distribusi juga,” ujar Reza, Jum’at 1 Maret 2024.

Politikus sekaligus pengusaha muda yang memeroleh suara terbanyak dari Dapil 10 DPRD Provinsi Jateng itu mengungkap perlu adanya program kerja yang bisa meningkatkan kesejahteraan nakes.

BACA JUGA: Kalahkan Petahana, Inilah Sosok Faiz Alaudien Reza Mahardika, Dokter cum Pengusaha Muda Kebumen dengan Suara Terbanyak

Sebab, tutur Reza, selama ini belum banyak aturan maupun program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan nakes.

“Kalau kita melihat dari titik paling awal, kita (nakes) sudah maju lah sekarang ketimbang dulu. Tentu saja progres ini masih belum cukup untuk bisa melakukan peningkatan kesejahteraan nakes,” terangnya.

Kebijakan pemerintah dalam menyejahterakan nakes

Berpeluang tinggi untuk meraih satu kursi di DPRD Provinsi Jateng, Reza Mardhika dengan latar belakang pendidikan dan profesinya sebagai tenaga kesehatan, mengaku ingin bergabung dalam Komisi E.

Yang mana menurutnya, kebijakan-kebijakan untuk menyejahterakan nakes, khususnya di Jawa Tengah, akan lebih mudah ia wujudkan jika bisa bergabung dalam Komisi tersebut.

Sebagai informasi, Reza juga sempat membuka praktik di RS PKU Muhammadiyah Gombong, Kebumen. Sehingga dengan latar belakang profesinya di bidang medika, ia berharap mampu memerhatikan tenaga kesehatan di Jawa Tengah.

“Bagaimana bisa menciptakan nakes kita yang sanggup berdaya saing dengan nakes di negeri lain, itu perlu diperhatikan. Saya pikir kebijakan mulai dari top bottom-nya harus bisa mengakomodir itu,” jelasnya.

Meskipun legislator yang mulanya berprofesi di bidang kesehatan tak banyak kita jumpai, namun Reza yakin passion-nya di dunia kesehatan mampu mengantarkannya sebagai dewan yang mengayomi.

BACA JUGA: Hasil Real Count DPRD Dapil Jateng 10: Faiz Alaudien, Ferry Wawan, Sri Ruwiyati Dominasi Suara

Ia mencontohkan mantan Bupati Kulon Progo, D.I Yogyakarta, Hasto Wardoyo yang memiliki latar belakang sama dengan dirinya.

Reza menuturkan, Hasto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan motivasi terbesarnya, setelah sang ayah, untuk terjun ke dunia politik.

“Pak Hasto dulu jadi dosen saya waktu di FK-KMK UGM. Banyak orang bilang dokter tidak bisa dan tidak cocok berpolitik. Padahal di dewan itu butuh banyak representasi nakes, supaya bisa menyuarakan kebijakan di dunia kesehatan,” tandas Reza Mardhika. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp