BLORA, beritajateng. tv – Sebuah bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Desa Gadongsari, Kecamatan Banjarejo, Blora, Jawa Tengah bagian belakang alami retak.
Padahal bangunan tersebut belum jadi seratus persen, belum ada atap dan masih tahap pembangunan.
Pantauan di lapangan bangunan tembok bagian lapangan terlihat tampak retak, memanjang kebawah, dan miring keluar.
Menurut keterangan Komandan Rayon Mililiter (Danramil) 03/ Banjarejo, Kapten Infanteri Munawar saat meninjau lapangan, retaknya bangunan tersebut diduga disebabkan kesenggol alat berat saat meratakan atau memadatkan tanah bagian dalam.
“Jadi kita membangun KDMP ini, ada Human error atau murni kecelakaan kerja. Pada saat doser masuk muter, nyenggol dinding sehingga menyebabkan retak,” ungkap Ragil anggota Pendiam 0721/Blora, Senin, 13 April 2026.
BACA JUGA: Banjir Kembali Rendam 7 Kelurahan di Cepu Blora, Ketinggian Air Capai 1 Meter dan Ganggu Lalu Lintas
Munawar menambahkan, atas insiden tersebut bangunan tembok yang retak tersebut, dibongkar total dan akan dibangun sesuai spek.
“Ini akan di robohkan dan di bangun ulang sesuai speknya. Bukan di tambal,” tegasnya.
KDMP/KKMP adalah program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut sebagai lembaga ekonomi berbasis gotong royong yang beranggotakan warga desa/kelurahan.
Adapun peluncurannya sebagai program nasional untuk meningkatkan kesejahteraan, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi pusat usaha multifungsi (sembako, simpan pinjam, logistik, dan layanan kesehatan) di tingkat desa.
BACA JUGA: Banjir Kembali Rendam 7 Kelurahan di Cepu Blora, Ketinggian Air Capai 1 Meter dan Ganggu Lalu Lintas
Harapannya program ini berjalan dengan baik, tidak pihak tertentu manfaatkan, sehingga program ini betul-betul tepat sasaran dan bisa bermanfaat demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat. (*)
Editor: Farah Nazila





