Kesulitan Akses Aplikasi SIMIRAH, Polres Demak Bantu Agen Migor Lakukan Aktivasi

Polres Demak Bantu Agen Migor Lakukan Aktivasi Aplikasi SIMIRAH

Demak, 5/4 (BeritaJateng.tv) – Dirombaknya kebijakan pendistribusian minyak goreng oleh pemerintah yang semula berbasis perdagangan menjadi kebijakan berbasis industri, dimana Pemerintah mengatur proses bisnis program minyak goreng curah bersubsidi mulai dari registrasi, produksi, distribusi, pembayaran klaim subsidi, hingga larangan dan pengawasan melalui aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH).

Hal ini menyebabkan beberapa agen minyak goreng curah yang berada di Kabupaten Demak kesulitan untuk mendapatkan pasokan minyak goreng tersebut, hal tersebut diamini oleh Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono.

“Mereka mengeluh tidak dapat mengakses aplikasi SIMIRAH lantaran tidak paham cara memasukan data yang diminta,” tuturnya.

Kapolres mengaku jika pihaknya telah membantu agen minyak goreng curah di Pasar Bintoro dan Pasar Sayung untuk melakukan aktifasi aplikasi SIMIRAH serta berkoordinasi dengan pihak distributor minyak goreng curah di Semarang.

“Hari ini kami berhasil membantu para agen minyak goreng curah dalam mengakses aplikasi SIMIRAH serta berkoordinasi dengan pihak distributor minyak goreng curah dari Semarang. Kami pastikan dalam beberapa hari kedepan minyak goreng akan di kirim sehingga pasokan minyak goreng curah di Pasar Bintoro dan Pasar Sayung terpenuhi,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Arwani (35), agen minyak goreng curah di Pasar Bintoro menuturkan, dirinya sangat terbantu oleh Polisi dalam mengaktifkan aplikasi SIMIRAH sehingga proses pembelian minyak goreng nantinya dapat mudah.

“Terima kasih kepada Polres Demak sudah membantu para agen minyak goreng curah untuk mengakses aplikasi SIMIRAH. Semoga kedepannya proses distribusi minyak goreng curah kembali lancar tidak ada keterlambatan,” tuturnya. (Bw/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.