Jateng

Usai 2 Bulan Belajar di Kolong Gedung, Siswa SD Bedono 1 Demak Kembali Masuk Kelas Baru

×

Usai 2 Bulan Belajar di Kolong Gedung, Siswa SD Bedono 1 Demak Kembali Masuk Kelas Baru

Sebarkan artikel ini
Siswa SDN 1 Bedono Demak
Siswa SD Negeri 1 Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, akhirnya bisa kembali belajar di ruang kelas. (Adher/beritajateng.tv)

DEMAK, beritajateng.tv – Setelah dua bulan belajar di bawah kolong gedung beralaskan terpal bekas, siswa SD Negeri 1 Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, akhirnya bisa kembali belajar di ruang kelas. Pihak kontraktor resmi menyerahkan kunci ruang kelas kepada pihak sekolah, menandai berakhirnya drama panjang yang menyita perhatian publik.

Seluruh ruang kelas yang sempat dikunci kini telah dibuka dengan disaksikan oleh TNI, Polri, serta perwakilan dari proyek pembangunan Tol Semarang–Demak. Kunci kelas diserahkan langsung kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Demak oleh pihak kontraktor sebagai bentuk penyelesaian masalah.

Wajah lega dan bahagia terpancar dari para siswa yang akhirnya bisa belajar dengan layak. Mereka menyambut kembalinya proses belajar mengajar di kelas dengan penuh semangat dan harapan baru.

BACA JUGA: Tebing Galian C Longsor di Perbatasan Semarang-Demak, Polisi Bakal Periksa Pengelola Tambang

Siswanto, Direktur PT PP selaku pemegang proyek Tol Laut Semarang–Demak, menjelaskan bahwa gedung sekolah baru merupakan hasil relokasi dari bangunan lama yang terdampak proyek tol. Nilai pembangunan mencapai hampir dua miliar rupiah, namun proses administrasi yang belum lengkap membuat pembayaran kontrak terhambat.

“Untuk dapat di fungsikan, bangunan ini ada proses serah terima. Kita memang ada ceklis kelengkapan, quality dan sebagiannya. Sampai nanti secara dokumen itu dapat di serahterimakan,” katanya kepada beritajateng.tv, baru-baru ini.

Siswanto juga mengakui bahwa penutupan ruang kelas terjadi karena pembayaran nilai kontrak belum PT PP lakukan. Hal ini menyebabkan kontraktor mengambil langkah menutup sekolah sementara hingga urusan keuangan dan administratif selesai.

Setyo Hadi Prayitno, Kasi Sarpras Dinas Pendidikan Demak, menyampaikan bahwa mulai Rabu pagi para siswa sudah dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) secara normal. Ia menambahkan bahwa ruang kelas sudah siap di gunakan proses belajar akan berjalan sebagaimana mestinya.

“Pengelolaannya sudah saya serahkan sepenuhnya kepada kepala sekolah,” kata Setyo Hadi Prayitno.

BACA JUGA: Bejat! Pria di Demak Cabuli Anak Tiri Sejak SD hingga Hamil, Terbongkar Usai Melahirkan