DEMAK (beritajateng.tv) – Ketua APDESI Demak Supriyanto mengimbau seluruh kepala desa di 13 kecamatan untuk mensosialisasikan ke warga menjaga keamanan dan ketertiban selama mengikuti kegiatan takbir keliling di malam lebaran.
Di hadapan para kepala desa, Ketua APDESI Demak ini mengaku kegiatan yang diselenggarakan setahun sekali tersebut kerap terjadi gesekan antar warga, meski demikian pihaknya tetap mempersilakan warga untuk melakukan takbir keliling.
“Seluruh kepala desa yang tergabung dalam APDESI untuk mengawasi betul kegiatan takbir keliling di malam lebaran,” tegas Supriyanto, Ketua APDESI Demak, Minggu (16/4/2023).
Ketua APDESI Demak berharap agar para kepala desa senantiasa berkoordinasi dengan Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan Satpol PP selama takbir keliling berlangsung, untuk meminimalisir terjadinya konflik antar warga.
“Saya wajibkan kepala desa untuk menggandeng pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP,” terang Ketua APDESI Demak.
Sesuai dengan kesepakatan para tokoh alim ulama di kabupaten Demak, lanjut kepala desa Surodadi ini, agar tidak memamerkan replika Ogoh-ogoh atau patung atau benda yang bernyawa dalam arak-arakan takbir keliling.
“Replika yang bernyawa diimbau untuk tidak dipamerkan saat takbir keliling, diganti dengan benda mati seperti, Ka’bah dan sebagainya,” pungkas Supriyanto.(*)
Editor: Elly Amaliyah





