SEMARANG, beritajateng.tv – Isu kehilangan dana di rekening Indodax tengah ramai di berbagai media sosial, setelah sejumlah pengguna mengaku mengalami kejadian tersebut.
Ramainya pemberitaan ini mendorong CEO Indodax, William Sutanto, untuk memberikan klarifikasi.
Ia menjelaskan bahwa dana yang raib lantaran akibat adanya akses ilegal ke akun pengguna.
Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan muncul oleh sistem Indodax, melainkan faktor eksternal seperti malware, phishing, dan metode serupa.
BACA JUGA: 5 Pertanda BSU Kemnaker 2025 Berhasil Cair ke Rekening Pekerja
Sebagai langkah penanganan, William memastikan pihaknya akan memberikan pendampingan khusus bagi para anggota yang terdampak.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar akun tetap aman dari aksi peretasan yang belakangan marak terjadi.
Tips Supaya Akun Rekening Aman dari Hacker
Manfaatkan Fitur Biometrik
Bagi pengguna aplikasi Indodax di ponsel, aktifkan sistem keamanan biometrik seperti pemindai sidik jari atau pengenalan wajah agar akses akun menjadi lebih aman sekaligus praktis.
Gunakan Kata Sandi yang Kuat
Pastikan kata sandi memiliki kombinasi karakter yang kompleks, panjang, dan tidak mudah terdeteksi.
Padukan huruf kapital, huruf kecil, angka, serta simbol, dan hindari penggunaan data pribadi seperti tanggal lahir atau nomor identitas.
Alangkah baiknya supaya lebih aman bisa mengganti kata sandi secara rutin demi menjaga keamanan akun.
BACA JUGA: Bank Jateng Fasilitasi Rekening Gaji 3.352 PPPK Pemalang
Jaga Keamanan Data Pribadi
Pastikan untuk tidak membagikan informasi sensitif seperti kata sandi, PIN, maupun kode 2FA kepada siapa pun.
Termasuk pihak yang mengatasnamakan Indodax. Hal itu karena Indodax tidak pernah meminta data rahasia tersebut.
Aktifkan Otentikasi Dua Faktor (2FA)
Fitur ini menjadi perlindungan keamanan yang sangat penting.
Dengan mengaktifkan Google Authenticator pada akun anda, sistem akan meminta kode khusus yang terus berubah setiap beberapa detik setelah kata sandi masuk.
Sehingga risiko pembobolan akun dapat diminimalkan. (*)





