PASURUAN, beritajateng.tv – Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, prihatin terkait kondisi Jawa yang mayoritas penduduknya muslim namun malah menjadi sumber makanan babi dan anjing.
“Masa ada kota, kok, jadi sumber makanan babi dan anjing di (pulau) Jawa. Itu ndak pas. Sehingga, ekonomi sulit berkembang,” ujar Cak Imin saat hadir dalam acara Haul Masyayikh Ponpes Terpadu Al-Yasini, Minggu, 14 Januari 2024.
Belakangan, memang terdapat kasus penyelundupan ratusan anjing di gerbang tol Kalikangkung, Kota Semarang, menuju Solo. Sedianya, peruntukan anjing-anjing tersebut bakal menjadi berbagai kebutuhan, termasuk bahan konsumsi.
Ketua Umum PKB menilai bahwa hal ini menjadi salah satu penghambat perkembangan pariwisata halal di Indonesia. Bukan bermaksud melarang, ia menyebut tempat makan yang menjual produk tidak halal semestinya tidak berkembang secara liar.
“Berbagai faktor mengganggu perkembangan pariwisata halal, salah satunya adalah adanya makanan-makanan haram yang tidak sertifikasi, sehingga tumbuh secara liar,” tegasnya.
Meskipun demikian, mengenai kota-kota di pulau Jawa yang menjadi sumber makanan babi dan anjing, Cak Imin enggan memberikan komentar lebih lanjut.
BACA JUGA: Viral Truk Angkut Ratusan Anjing Menuju Penjagalan, Begini Penelusuran Polisi, Benar ke Sragen?
Sebelumnya, pihak kepolisian mengamankan sebuah truk pengangkut ratusan ekor anjing yang diduga tanpa dokumen resmi saat melintas masuk Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 6 Januari 2024 malam.
Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Pol. Irwan Anwar, menjelaskan penindakan tersebut berawal dari laporan aktivis perlindungan satwa yang menghentikan truk pengangkut 226 anjing berbagai jenis tersebut.
“Polisi menindaklanjuti laporan dari aktivis perlindungan hewan tentang truk pengangkut ratusan anjing diduga tanpa dokumen di Gerbang Tol Kalikangkung pada Sabtu malam,” ujar Irwan di Semarang, Minggu, 7 Januari 2024. (*)





