SEMARANG, beritajateng.tv – Aura Putri Maharani, seorang mahasiswi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang baru-baru ini terpilih untuk menjadi pameran utama dalam konser ‘Arasy Cinta bersama Kang Ubay’. Berhasil tampil memukau, siapa sangka acara itu menjadi salah satu hal baru yang ia coba lakukan di dunia teater musikal di awal tahun ini.
Sebagai seorang mahasiswa Hubungan Internasional (HI) di Unwahas, Aura memang suka mencoba berbagai hal baru. Ia pun tak begitu kesusahan saat masuk menjajaki dunia teater. Apalagi, ia memiliki latar belakang public speaking sebagai seorang penyiar radio.
“New skill unlock, bangga itu pasti yah, apalagi pas tau aku lolos dan nonton secara langsung, feel happy nya sampe ke diriku sih,” kata mahasiswi Unwahas tersebut kepada beritajateng.tv, belum lama ini.
Aura menceritakan, ia sebenarnya sempat tidak percaya diri bisa lolos bahkan bisa terpilih jadi pemeran utama. Manakala ia bertemu puluhan peserta lain yang memiliki suara merdu selama proses seleksi.
Meski begitu, selama proses latihan, mahasiswi Unwahas tersebut selalu berdoa dan yakin bahwa dialah ‘bintangnya’ di panggung teater ini. Apalagi, ia sudah terbiasa menyanyi sejak kecil.
“Dulu waktu SD sampai SMP sering ikut lomba menyanyi tunggal dan orkestra, kebanyakan karena diajak bapak ibu guru untuk mewakili sekolah,” kenangnya.
Seiring berjalannya waktu, bakat Aura di bidang menyanyi terus terasah. Sempat menjadi ketua ekstakulikuler band di SMA, ia kini rutin menyanyi dari kafe satu ke kafe lainnya.
Tak berhenti di situ, ia bahkan belajar teknik menyanyi secara otodidak. Beberapa genre musik yang ia sukai antara lain pop, indie, classic, dan jazz.
“Tapi kalo bisanya (menyanyi berbagai genre) sih insyaallah bisa semua asalkan belajar,” katanya.
Belajar banyak di dunia teater
Tampil di konser ‘Arasy Cinta bersama Kang Ubay’, Aura memelajari banyak hal baru. Salah satunya belajar pendalaman karakter dan menyesuaikan tema dan musik.
“Cerita sedih bukan hanya aku yang nangis, tapi juga penonton juga ikut nangis. Begitu sebaliknya. Kedua, kesesuaian tema dan musik, agak riskan kalo bicara tentang instrumennya yang berkaitan sama management waktu karna harus pas timingnya,” paparnya.
BACA JUGA: Sempat Putus Sekolah, Puput Jadi Pelukis Internasional, Laku Hingga Rp200 Juta!
Lebih lanjut, ia mengaku bahwa tidak ada persiapan khusus sebelum tampil di panggung. Namun, ada hal yang dapat membangun kepercayaan dirinya, yakni dorongan positif dari kedua orang tua, dan teman-teman sekitar.
Mahasiswi cantik asal Unwahas ini selalu menekankan pada diri sendiri untuk tidak menyerah dan berpikir untuk terus melangkah maju.
“Akan ada 1001 jalan untuk menuju kata ‘sukses’. Jadi jangan takut untuk mencoba hal baru!” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





