Pendidikan

Klarifikasi Soal Ortu Coba Titipkan Anaknya di PPDB, Dinas Pendidikan Kota Semarang: Hanya Konsultasi

×

Klarifikasi Soal Ortu Coba Titipkan Anaknya di PPDB, Dinas Pendidikan Kota Semarang: Hanya Konsultasi

Sebarkan artikel ini
PPDB Titip
Sekretaris Disdik Kota Semarang, Erwan Rachmat, saat beritajateng.tv temui di kantornya, Rabu, 26 Juni 2024. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Seminggu terakhir, masyarakat Kota Semarang heboh soal adanya oknum orang tua siswa yang mencoba titip anaknya di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD.

Hal tersebut terungkap oleh Sekretaris PPDB Dinas Pendidikan Kota Semarang, Fajriah. Ia menyebut, pihaknya tegas menolak walau ada orang tua siswa yang mencoba menitipkan anaknya.

“Jumlahnya cukup banyak, tapi dari mana pun godaan itu muncul tetap kami perlakuan sama, yaitu kami berupaya sesuai regulasi,” tegas Fajriah saat beritajateng.tv temui, Jumat, 21 Juni 2024.

Belakangan, pernyataan tersebut beroleh klarifikasi dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Erwan Rachmat. Erwan menjelaskan, tidak ada orang tua yang mencoba titip anak pada PPDB tahun ini.

BACA JUGA: Dinas Pendidikan Tampik Isu Praktik Titip Menitip di PPDB 2024 Kota Semarang, Dewan: Statemen Itu Human Error

Menurutnya, pernyataan awal soal titip anak muncul karena adanya kesalahan penafsiran dari internal Dinas Pendidikan Kota Semarang.

“Sebetulnya itu keliru yang menafsirkan. Kita sudah berbicara terkait PPDB itu kan sudah ada regulasinya. Sehingga tidak ada titip-menitip. Kalau bisa titip-menitip berarti sistem yang dibangun tidak tepat,” katanya kepada beritajateng.tv, Rabu, 26 Juni 2024.

Erwan menegaskan, alih-alih titip-menitip, orang tua siswa hanya datang untuk berkonsultasi. Mereka berkonsultasi mengenai pilihan sekolah maupun jalur pendaftaran.

Ia pun membuka pintu bagi siapa pun orang tua siswa yang ingin menemuinya untuk berkonsultasi.

“Saya jamin tidak ada. Tamu saya juga banyak dalam rangka sebatas konsultasi. Misal nilai saya bagus masuknya zonasi ya saya silahkan pindahkan ke prestasi. Pilihan satu di SMP A pilihan dua di SMP B kok sudah tidak masuk. Coba masuk pilih SMP yang lain,” terangnya.

Tak bisa otak-atik sistem PPDB, tegas tolak titip anak

Lebih lanjut, Erwan menegaskan jika sistem PPDB tidak bisa siapa pun otak-atik. Pasalnya, sistem tersebut bersifat nasional dan berlaku di seluruh daerah.