Ia mencontohkan, ada karyawan Dinas Pendidikan yang anaknya baru saja lulus SD dan tidak mendapat kuota di SMP negeri. Karyawan tersebut pun mendaftar ke swasta.
“Tidak bisa mengotak-atik sistem. Kalau ada yang mau nitip kami menolak. Sampai saat ini tidak ada. Kalau ada yang mau titip-menitip kami menolak,” kata Erwan.
Sekali lagi, Erwan menegaskan jika panitia PPDB tidak akan bisa memasukkan nama siswa yang seharusnya tidak masuk. Ia pun menjamin tidak ada titip-menitip di PPDB Kota Semarang.
“Maka jangan dipersepsi sudah ada yang menitip. Panitia tidak bisa, kecuali memalsukan data. Saya jamin tidak ada titip-menitip,” tekannya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





