Jateng

Komisi A DPRD Jateng Tuturkan Cerita di Balik Pergantian Hari Jadi Jawa Tengah

×

Komisi A DPRD Jateng Tuturkan Cerita di Balik Pergantian Hari Jadi Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
Komisi A DPRD Jateng | Hari Jadi Jateng
Ketua Komisi A DPRD Jateng Muhammad Saleh saat diwawancara di kantornya. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Sekarang sudah masuk dalam program pembuatan Perda. Maka kami mendapat tugas dari pimpinan untuk menyusun Perda Hari Jadi,” terang Saleh.

Ia juga memandang perubahan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah sangat penting. Sebab melihat aspirasi dari para veteran dan sejarawan yang ingin mengenang Raden Pandji Soeroso sebagai Gubernur pertama pada saat terbentuknya provinsi ini pada 19 Agustus 2023.

“Memang orang bertanya dampaknya apa, bukan masalah dampaknya. Sekarang bayangkan simbah kita menjadi Gubernur pada waktu itu kenapa kita seolah-olah meniadakan. Kita sebagai anak cucunya berati kan simbah kita nggak diakui sebagai gubernur,” ujarnya.

“Gimana batinnya perasaan anak cucunya. Seolah-olah tanda kutip seorang pejuang tidak mendapat pengakuan. Kita hanya masalah batin saja. Menghargai orang yang sudah berjuang,” pungkas Saleh. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp