BLORA, beritajateng.tv – Kondisi Aula Balai Kelurahan Kunden, Kecamatan/Kabupaten Blora, Jawa Tengah tampak menyedihkan dan memprihatinkan.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kunden mengusulkan pembangunan aula itu. Untuk menjadi usulan prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kunden RKPD Tahun 2025.
Acara Musrenbang itu, digelar di aula Kelurahan Kunden, Selasa 16 Januari 2024. Dengan mengundang camat Blora, Babhinsa, bhabinkamtibmas, ketua LKMK, ketua RW, ketua RT, Bidan Desa tokoh masyarakat di Kelurahan Kunden.
Ketua LPMK Kunden Suparmo, mengatakan bahwa bangunan aula itu berdiri sejak 1978. Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan.
“Atapnya sudah lapuk, dan bangunan sudah terlalu lama. Harusnya sudah saatnya di bangun kembali”, kata Suparmo, Selasa 16 Januari 2024.
Aula Kelurahan Kunden
Dalam Musrenbang itu, Suparmo ingin pembangunan aula Kelurahan Kunden menjadi prioritas utama yang masyarakat usulkan.
Selain usulan Aula Kelurahan Kunden, dalam Musrenbang tersebut juga menghasilkan sejumlah usulan lainnya dari masing-masing RT. Yang selanjutnya akan mereka bawa dalam Musrenbang Kecamatan.
Sementara itu, Lurah Kunden Fiqri Hidayat memaparkan beberapa usulan. Yang meliputi program bidang infrastruktur sarana prasarana, bidang sosial dan budaya dan bidang ekonomi.
“Pak Bupati berpesan agar dalam Musrenbang jangan hanya mengusulkan. Namun juga ada masukan PAD, ini yang perlu kita pikirkan bersama,” ujar Fiqri.
Kelurahan yang berada di tengah kota ini, memiliki sejumlah aset Pemerintah yang di kelola oleh Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Ada lapangan Golf milik Dinporabudpar, ada Kafe & Karaoke, Hotel, dan lain-lain. Ini mungkin bisa kita kelola untuk menambah PAD,” kata Fiqri.
Menurut Fiqri, bahwa selain usulan pembangunan, masih ada warga yang masuk dalam kategori miskin ekstrim yang juga perlu perhatian khusus dari Pemerintah.
Lurah Kunden berharap beberapa asset yang ada di wilayah kelurahan Kunden yang dapat kita gunakan untuk menambahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Supaya bisa maksimal pemanfaatannya.
“Ada RTH di sebelah sub inti, itu kira-kira bisa kita bangun dan manfaatkan untuk kegiatan ekonomi apa? Biar nanti ada PAD yang masuk,” ujarnya.
Dalam Musrenbang tahun ini, lurah kunden mengundang beberapa stakeholder yang ada di kelurahan Kunden. Antara lain ketua RT/RW, PKK, Gapoktan, Kepala Sekolah, Takmir Masjid, Pengurus Gereja dan Pekerja Seni yang ada di Kelurahan Kunden.
“Saya ingin bapak ibu yang kami undang ini, mempunyai rasa memiliki terhadap Kunden,” imbuhnya.
Karena, kata Fiqri, ada pesan bupati bahwa semua elemen harus bisa respon terhadap lingkungan sekitar.
“Jangan sampai ada saudara, tetangga yang tidak bisa sekolah karena tidak punya biaya. Tidak bisa berobat karena faktor ekonomi dan ada saudara dan tetangga kita nggak bisa makan. Kalau ada segera lapor kepada mas lurah nggih”, pungkas lurah Kunden. (*)
Editor: Elly Amaliyah





