Jateng

Konser Kebangsaan Lintas Agama di Semarang Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

×

Konser Kebangsaan Lintas Agama di Semarang Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Sebarkan artikel ini
Konser Kebangsaan Lintas Agama di Semarang Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Wakil Walikota Semarang Iswar Aminuddin menghadiri konser kebangsaan lintas agama di Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Konser Kebangsaan Lintas Agama dan Kepercayaan bertajuk “Senandung Harmoni Membangun Negeri” berlangsung meriah di Holy Stadium Semarang, Rabu, 1 Oktober 2025.

Yayasan Patriot Cinta Indonesia ini menghadirkan ruang perjumpaan lintas iman, sekaligus menguatkan ikatan sosial dan semangat persatuan masyarakat Kota Semarang.

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, hadir mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng. Dalam sambutannya, Iswar menggambarkan keberagaman Semarang seperti sebuah orkestra.

BACA JUGA: 70 Persen Investor Saham di Semarang Anak Muda, Transaksi Capai Rp 4,8 Triliun

“Orkestra simbol keberagaman dan kerukunan. Begitu pula Kota Semarang, dengan beragam budaya, agama, dan latar belakang yang berbeda. Justru menjadi kekuatan besar bila bersatu dalam semangat kebangsaan,” ujarnya.

Momentum konser ini semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Menurut Iswar, nilai-nilai Pancasila harus terus digaungkan agar semangat nasionalisme dan cinta tanah air semakin kokoh.

“Semarang merupakan kota tertoleran ketiga di Indonesia setelah Salatiga dan Singkawang. Ini adalah modal penting bagi kita untuk membangun kehidupan bersama yang rukun, damai, dan penuh kebersamaan lintas agama maupun keyakinan,” kata Iswar.

Acara ini menampilkan berbagai pertunjukan menarik, mulai dari Night Carnival Parade Semarang Night Carnival, Merbi, Special Olympic Indonesia (SOIna), hingga penampilan perwakilan enam agama dan aliran kepercayaan di Indonesia. Suasana semakin semarak dengan iringan Surya Vista Orchestra.

Iswar menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh masyarakat Semarang. “Mari kita rayakan perbedaan sebagai anugerah, perkuat komitmen menjaga kedamaian, merawat kerukunan, menyemai toleransi, dan menghidupkan semangat gotong royong di Kota Semarang,” tegasnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp