Politik

KPU Jawa Tengah Bentuk Tim Perumus Debat Pilgub, Anggotanya Dosen hingga Jurnalis

×

KPU Jawa Tengah Bentuk Tim Perumus Debat Pilgub, Anggotanya Dosen hingga Jurnalis

Sebarkan artikel ini
akmaliyah Debat Jawa Tengah
Anggota Divisi Sosdiklihparmas KPU Provinsi Jawa Tengah, Akmaliyah, saat ditemui di Hotel KHAS Semarang, Rabu, 28 Februari 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang pelaksanaan debat terbuka antarkandidat pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membentuk tim perumus yang beranggotakan lima orang dengan latar belakang akademisi, jurnalis, mantan komisioner KPU, hingga aktivis gender.

“Kemarin kita sudah menunjuk tim perumus ya untuk membuat konsep atau desain debat,” ujar Komisioner KPU Jateng, Akmaliyah, Minggu, 20 Oktober 2024.

Tim perumus itu antara lain dosen UIN Walisongo, M. Hakim Junaidi, dan dosen Unika Soegijaprana, Andreas Pandiangan. Keduanya merupakan mantan komisioner KPU Jawa Tengah.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Amir Machmud; dosen UIN Walisongo, Kholidul Adib; dan aktivis perempuan sekaligus Direktur LRC-KJHAM, Nur Laila Hafidhoh, pun turut masuk daftar perumus debat Pilgub Jawa Tengah 2024.

BACA JUGA: KPU Jateng Ubah Jadwal Debat Pilgub Pertama jadi 30 Oktober, Gunakan Tiga Venue di Kota Semarang

Akmaliyah mengatakan, selain menentukan mekanisme debat di Pilgub Jawa Tengah, tim perumus juga bertanggung jawab dalam menentukan panelis.

“Sekarang ini tahapannya tim perumus sedang melakukan finalisasi konsep dan desain debat, kemudian tema dan sub tema, dan isu-isu strategis,” ungkapnya.

Adapun debat terbuka antara dua paslon, yakni Andika Perkasa–Hendrar Prihadi dan Ahmad Luthfi–Taj Yasin Maimoen, bakal berlangsung tiga kali di Kota Semarang.

Debat Pilgub Jateng 2024 bisa publik saksikan melalui televisi dan kanal YouTube KPU Jateng.

Jadwal debat Pilgub Jawa Tengah 2024

Sebagai informasi, debat pertama pada 30 Oktober 2024 akan berlangsung di Marina Convention Center. Sementara itu, debat kedua berlangsung pada 10 November di MAC Ballroom.

Terakhir, debat ketiga digelar pada 20 November bertempat di Muladi Dome kompleks Universitas Diponegoro.

BACA JUGA: Minta KPU Masukkan Isu Transportasi Publik dalam Debat Pilgub Jateng dan Pilwakot Semarang

Akmaliyah mengatakan, debat antar paslon merupakan salah satu metode kampanye yang KPU fasilitasi. Ia berharap, pelaksanaan debat nanti bisa memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Debat nanti juga bisa menjadi referensi dari masyarakat untuk mengenali lebih dalam paslon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah untuk dijadikan pilihan,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp