SEMARANG, beritajateng.tv – Kasus penembakan menggunakan senapan angin yang menimpa seorang pemuda di Kota Semarang terungkap. Korban berinisial RS (22), warga Gajahmungkur, mengalami luka serius setelah peluru menembus ginjal dan bersarang di paru-paru.
Polrestabes Semarang menetapkan seorang pria berinisial RCS (55), warga Candisari, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menjelaskan pihaknya menerima laporan tersebut pada Senin, 11 Mei 2026. Polrestabes Semarang telah memeriksa 13 saksi terkait kasus ini.
“Tanggal 11 Mei 2026, kami menerima laporan dari keluarga korban, pada waktu itu yang hadir ibu dan adiknya. Dalam proses penyelidikan, kami sudah melakukan pemeriksaan kepada 13 saksi. Baik itu korban, teman-temannya, kerabat dari korban, berikut warga sekitar,” jelas Andika saat beritajateng.tv temui di lobi Polrestabes Semarang pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kejadian itu, kata Andika, bermula saat korban bersama sekitar 10 temannya berkumpul di kawasan Jangli pada Minggu, 10 Mei 2026 ԁini hari. Sebelum berkeliling menggunakan sepeda motor, mereka ԁiketahui sempat mengonsumsi minuman beralkohol.
BACA JUGA: Mahasiswa di Blora Tewas Diduga Akibat Terkena Senapan Angin
Rombongan kemudian bergerak menuju Jalan Tegalsari Perbalan, Kecamatan Candisari. Saat tiba di pertigaan Jalan Kawi 3, korban sempat turun dari motor bersama salah satu temannya berinisial BY.
Keduanya berjalan menuju gang dekat rumah pelaku. Namun sebelum masuk ke gang, anjing peliharaan pelaku menggonggong. Anak pelaku kemudian masuk ke rumah dan memberi tahu ayahnya ada rombongan pemuda di kampung tersebut.
“Mendengar itu, pelaku mengambil kayu lalu masuk lagi ke rumah dan menyiapkan senapan angin,” kata Andika.
Menurut polisi, pelaku sempat mengokang senapan angin sebanyak empat kali sebelum keluar rumah.
Sementara itu, korban kemudian ԁitarik kembali oleh rekannya dan ԁibawa menuju kelompok mereka yang berada di pertigaan jalan. Rombongan lalu melanjutkan perjalanan ke arah Jalan Kawi Raya dengan tujuan pulang.





