SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa kandidat calon Wali Kota dan Wakil Walikota Semarang tampak berkumpul di Kantor DPC PKB Kota Semarang, Minggu, 7 Juli 2024 malam.
Misalnya Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi, Ady Setiawan atau Mas Wawan, Tazkiyatul Muthmainnah atau Mbak Iin, hingga Juan Rama.
Ketua DPC PKB Kota Semarang, Muhammad Mahsun menjelaskan, agenda kumpul para kandidat malam itu bukanlah pertemuan yang penting. Melainkan hanya tasyakuran kantor DPC PKB Kota Semarang yang baru. Sekaligus forum silaturahmi antar tokoh politik.
“Kita lihat di antara pimpinan partai ini seringkali gasak-gasakan, nggak boleh, kita undang, komunikasi terus belangsung,” ucapnya kepada wartawan.
BACA JUGA: Pilwalkot Semarang 2024: Arnaz Serahkan Berkas Pendaftaran ke PDIP, Harapkan Pasangan Sevisi
Perihal arah nantinya sosok yang akan PKB usung, Mahsun belum bisa berbicara banyak. Pasalnya, DPC PKB hanya bertugas menjaring dan menyodorkan kemungkinan-kemungkinan terbaik. Sementara keputusan berada di tangan DPP PKB.
Meski begitu, Mahsun berharap, dari beberapa kemungkinan yang sudah ada, dapat segera keluar keputusan dari DPP PKB di akhir bulan Juli ini.
“Harapannya di bulan Juli sudah ada yang mengerucut, karena 27 Agustus sudah harus didaftarkan,” beber Mahsun.
Pilwalkot Semarang mustahil lawan kotak kosong, bisa sampai 4 paslon
Lebih lanjut, Mahsun menilai bahwa Pilwalkot Semarang akan berlangsung sengit. Bahkan ia memperkirakan akan ada 4 pasangan calon (paslon) yang bertanding dalam Pilwalkot Semarang.
Di sisi lain, ia mengaku tak melihat adanya kemungkinan satu paslon alias lawan kotak kosong. Sebab, Pilwalkot paling ideal, kata dia, minimal terdiri dari 2 paslon.
“Di samping seru juga demokrasinya kebih baik, harapannya begitu (tidak melawan kotak kosong) supaya demokrasi. Kita udah jelas bahwa konfigurasinya sudah memungkinkan 4 pasang, masa satu,” tuturnya.
Prioritaskan kader dan targetkan menang
Sementara itu, Mahsun mengungkapkan, target PKB adalah menang dalam Pilwalkot Semarang 2024. Oleh karenanya, hingga saat ini pihaknya masih menimbang masing-masing calon, siapakan yang memiliki probabilitias menang paling besar.
Pihaknya juga menggandeng lembaga survei terpercaya agar dapat mengukur kapasitas dan kemampuan tiap calon dalam bertanding nanti.
“Kita kalau hanya berangkat tanpa menang rasanya (kurang), kita ingin berangkat, berlayar, sekaligus menang,” ucap Mahsun.
BACA JUGA: Edi Sayudi Resmi Dapatkan Rekomendasi PKB Demak, Akankah Mendapat Atensi dari Masyarakat?
Sementara itu, ia menegaskan jika pihaknya lebih memprioritaskan untuk mengusung kader internal PKB. Terlebih, sudah cukup banyak kader PKB yang mendaftar dan memenuhi kriteria untuk maju dalam Pilwalkot Semarang nantinya.
“Wakil pengennya kader PKB, yang daftar udah cukup banyak di kita, bukan kader aja udah minta diaku kader. Soal pilihan ada kriteria-kriteria, tentunya dari DPP yang tentukan,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila




